Baca Edisi Single Focus Tribun Medan

Kualatanjung Selesai 2017

Terminal multifungsi ini akan memiliki panjang jembatan 2,785 kilometer menjorok ke tengah laut dan lebar 18 meter.

Kualatanjung Selesai 2017
Tribun Medan/ Ryan Juskal
Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung 

- Pembangunan Terminal Multipurpose di Kualatanjung Sudah 44 Persen
- Diprediksi Mulai Operasional April 2017

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terik matahari sangat menyengat, Senin (28/3/2016) siang. Para pekerja sedang bekerja membangun Terminal Multipurpose Pelabuhan Kualatanjung, Kabupaten Batubara, Sumut. Ada yang menimbun dan meratakan tanah, ada yang mengangkut beton, serta ada yang sekadar mencatat dan mengukur.

Setahun dua bulan sudah proyek tahap I pengembangan pelabuhan tersebut berjalan. Sejak peletakan batu pertama dilakukan Presiden Joko Widodo, 27 Januari 2015, hingga kemarin, perkembangan pembangunan pelabuhan yang dilakukan PT Prima Multi Terminal telah mencapai sekitar 44 persen.

Sejumlah pekerjaan sipil laut, seperti instalasi pile head dan full slab, pemancangan steel sheet pile (SSP) 812,8 di area dermaga, pemotongan kepala tiang, penimbunan dan pemadatan tanah merah dan pemancangan prefabricated vertical drain (PVD), dan pabrikasi besi dan beton, telah dilakukan.

General Manager Pelabuhan Kualatanjung Pelindo I Agust Deritanto mengatakan, percepatan pembangunan Terminal Multipurpose Pelabuhan Kualatanjung mendapat dorongan dari sejumlah stakeholder. Di antaranya dari perusahaan-perusahaan yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Seimangke dan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

"Karena apa? Karena, para stakeholder ini memikirkan bagaimana memperkecil ongkos pengangkutan. Dibanding melalui Belawan, melalui Kualatanjung ongkosnya akan lebih murah," ujar Agust kepada Tribun, di Kualatanjung, Senin.

Agust memberi contoh. Untuk pengusaha di kawasan Batubara, Asahan, dan Tebingtinggi yang hendak mengekspor barang melalui Pelabuhan Belawan, harus membayar biaya jasa angkutan truk menuju pelabuhan sekitar Rp 4,8 juta. Sementara, jika melalui Pelabuhan Kualatanjung, hanya sekitar Rp 1 jutaan.

"Itu baru ongkos truk ke pelabuhan. Belum lagi ongkos kapalnya. Kayak perusahaan dari KEK Seimangke, misalnya. KEK Seimangke ke Kualatanjung itu jaraknya cuma 42 kilometer. Sedangkan KEK Seimangke ke Belawan 142 kilometer. Makanya mereka sudah nggak sabar dermaga ini selesai," kata Agust.

Terminal multifungsi ini akan memiliki panjang jembatan 2,785 kilometer menjorok ke tengah laut dan lebar 18 meter. Sedangkan panjang dermaga 500 meter dan lebar 60 meter, dengan halaman kontainer berkapasitas 500 ribu twenty-foot equivalent unit (TEUs) dan kedalaman kolam mencapai 17 mean low water springs (MLWS).(amr)

Selain mengembangkan Pelabuhan Kualatanjung, Pelindo I, juga akan mengoptimalkan pelayanan dari berbagai lini. Lini apa sajakah yang dimaksimalkan? Bagaimana pula kelanjutan pengembangan tahap II? Silakan simak selengkapnya di edisi cetak Harian Tribun Medan, Rabu (30/3/2016).

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved