Rekan Sesama Anggota Dewan Nilai Perilaku Robby Tambunan Tak Pantas

"Kalau sudah seperti ini, seharusnya Robby Tambunan minta maaflah," ujarnya.

Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Asrida Sihotang, anggota Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar yang berasal dari Partai Demokrat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Anggota DPRD Pematangsiantar menyesalkan sikap sesama anggota dewan, Robby Tambunan, yang bersikap arogan dan melontarkan perkataan melecehkan kepada warga saat terjadi laka lantas.

"Tidak pantas dia bertindak demikian," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pematangsiantar Rini Silalahi kepada wartawan di kantornya, Selasa (5/4/2016).

Menurut Rini, perkataan Robby, bahwa dirinya dapat membeli nyawa perempuan yang menabrak mobilnya, Roma Pardosi, sudah tidak wajar dan tidak sewajarnya disampaikan.

Rini berpendapat, Robby Tambunan seharusnya meminta maaf kepada Roma.

"Kalau sudah seperti ini, seharusnya Robby Tambunan minta maaflah," ujarnya.

Anggota DPRD Pematangsiantar lainnya, Asrida Sihotang, mengatakan, sebagai wakil rakyat seharusnya Robby Tambunan dapat menjadi panutan warga.

"Saya sudah baca di media kata-kata di Robby itu. Enngak pantas itu. Dia DPRD itu, enggak seharusnya dia berbicara seperti. Biar pun dia emosi, masih ada kata-kata yang lebih pantas," ujarnya.

Asrida pun sependapat dengan Rini Silalahi bahwa Robby Tambunan harus meminta maaf kepada warga yang dikasarinya itu.

Sebelumnya Roma Pardosi, Warga Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Siantar Marihat mengaku mendapat perlakukan kasar dari Robby Tambunan yang berasal dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia .

"Kejadianya semalam sekira pukuk 21:00 Wib di depan Cafe Evony. Kami searah, dia mau parkir ke arah Evony itu, saya mau lurus, akhirnya senggolan lah sepeda motor ku dengan mobilnya, saya terpental, tangan saya luka, tapi dia membentak-bentak saya dan menyadera saya selama dua jam lebih," ujar Roma Pardosi ketika berbincang dengan wartawan di Universitas Simalungun, Senin (4/4/2016).

Selain membentak-bentak dirinya, Roma menyampaikan bahwa dia juga diperas oleh Robby Tambunan untuk membayar kerusakan mobil yang diakibatkan senggolan tersebut.

"Aku sendirian, udah nangis-nagis aku semalam dibentak-bentaknya. Tangan ku udah luka-luka karena jatuh ke aspal. Dia memaksa saya bayar Rp 2,5 juta karena dibilanganya sudah merusak kaca spion mobilnya, saya takut, terus saya sampaikan saya cuma punya uang Rp 500 ribu, malah makin dibentaknya saya," ujarnya.

Saat dibentak-bentak oleh Anggota DPRD tersebut, ibu satu anak ini bilang bahwa dirinya juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan secara verbal.

"Dibilangnya sama saya juga, kalau saya yang salah saya bisa lari. 'Saya tidak salah makanya tidak lari. Kalau saya salah, kereta (sepeda motor) baru bisa ku beli sekarang, nyawa kau lima ikat juga bisa ku beli'. Gitulah dibilangnya sama ku," ujarnya seraya terisak mengingat kejadian. (ryd/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved