Nelayan "Turun ke Jalan", Arus Lalu Lintas dari Jalan Diponegoro Dialihkan

Aksi unjuk rasa para nelayan menyebabkan sebagian Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan.

Nelayan
Tribun Medan/ Nanda Fahriza
Arus lalu lintas di Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan di sela-sela aksi unjuk rasa nelayan, Kamis (14/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi unjuk rasa para nelayan yang tergabung dalam Forum Aliansi Organisasi dan Masyarakat Nelayan Tradisional Sumut menyebabkan sebagian Jalan Pangeran Diponegoro dialihkan.

Pantauan www.tribun-medan.com, beberapa petugas Satlantas Polsek Medan Kota terlihat mengalihkan arus lalu lintas dari simpang Jalan Kartini hingga simpang Jalan Zainul Arifin. Sempat terjadi kemacetan, namun petugas berhasil mengurai dengan pengalihan arus.

Sebelumnya, ratusan nelayan tradisional berunjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut menuntut penegakkan Permen Perikanan dan Kelautan Nomor 2 Tahun 2015 dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Alat Tangkap Ikan Perusak Lingkungan.

"Menteri Susi saja sangat mendukung Permen 2, tapi mengapa kenyataannya hingga saat ini belum ditegakkan di Sumut. Kami minta dibentuk Satgas untuk menangani permasalahan penggunaan trawl ini," ujar koordinator aksi Sutrisno saar berorasi di depan para pengunjuk rasa.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved