Pilkades Ditunda, Calon Kades Durian Ingin Gugat ke PTUN

“Nanti akan saya bawa ke PTUN ini kalau enggak bisa juga dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat kampanye sudah banyak uang habis,” ucap Hulman.

Pilkades Ditunda, Calon Kades Durian Ingin Gugat ke PTUN
Tribun Medan/Indra Gunawan
Polisi mengamankan kotak suara yang sudah rusak akibat dihancurkan warga saat pelaksanaan Pilkades Durian, Selasa, (19/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Calon Kepala Desa (Cakades) Durian nomor urut 5, Hulman Manurung mengaku berencana akan mengambil langkah hukum terkait ditundanya pemilihan kepala desa hingga tahun 2017 oleh Pemkab Deliserdang. Ia tidak terima lantaran sudah mengeluarkan banyak uang untuk kampanye.

“Nanti akan saya bawa ke PTUN ini kalau enggak bisa juga dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat kampanye sudah banyak uang habis,” ucap Hulman Manurung, saat dihubungi, Kamis, (21/4/2016).

Ia mengatakan, saat pelaksanaan pilkades serentak dilakukan banyak warga kecewa lantaran sudah lama datang ke tempat pemungutan suara tapi lama dipanggil. Menurutnya, inilah salah satu penyebab yang membuat warga menjadi marah.

“Pukul sembilan datang, tapi pukul sebelas belum juga dipanggil. Lalu, yang enggak kalah penting, saat ricuh orang P2K sendiri yang bilang pemilihan ditunda. Kalau di antara sesama calon, kami enggak ada ribut,” kata Hulman.

Ia menambahkan, saat peeristiwa itu polisi juga kurang tegas. Menurutnya, pencoblosan bisa dilakukan ulang jika polisi bersikap tegas terhadap warga yang membuat keributan. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved