Siswa SMA Dharmawangsa Belajar Wawasan Kebangsaan Lewat Games
“Ini bisa diaplikasikan siswa dalam kehidupan mereka. Jadi bagaimana mereka mempercayai dan mengenali pemimpinnya," kata Marpaung.
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Siswa dibagi menjadi dua kelompok dan duduk berbaris dengan mata ditutup kain hijau. Setiap kelompok kemudian diberikan seorang pemimpin dan pembisik. Setelah itu di depan setiap barisan diletakkan sebuah ember kecil berisi air dan setiap siswa memegang satu cangkir kosong.
Ini merupakan bagian dari adegan permainan yang dirancang dalam Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Outbound di SMA Dharmawangsa di Jalan K.L Yos Sudarso No 224 Medan, Sabtu (23/4/2016)
Ketika tanda peluit berbunyi, gelas siswa yang duduk paling depan kemudian diisi air. Pemimpin kelompok kemudian mengarahkan siswa di posisi paling depan untuk menuangkan air dari dalam cangkirnya ke orang yang berada di belakangnya. Penuangan air ini dilakukan dari atas bahu dan peserta tidak boleh menoleh.
Peserta menuangkan air berdasarkan arahan dari pemimpin kelompok. Bila air tumpah, maka permainan dimulai lagi dari awal. Kesusahan permainan ini tidak hanya pada proses penuangan air namun juga dari godaan pembisik yang memberikan arahan berlawanan dengan pemimpin kelompok. Nantinya, pemenang adalah kelompok yang berhasil menuangkan air hingga ke anggota kelompok yang terakhir.
Permainan ini dikatakan Komandan Rayon Militer 01/Medan Barat, Kapten Inf AM Marpaung merupakan game yang melatih kekompakan para pesertanya. Pemimpin dan pembisik yang ada di permainan ia katakan merupakan gambaran di masyarakat. Jadi nantinya di kehidupan sehari-hari mereka bisa fokus dengan apa yang mereka lakukan dan juga bisa bersosialisasi dengan masyarakat di tempat mereka tinggal.
“Ini bisa diaplikasikan siswa dalam kehidupan mereka. Jadi bagaimana mereka mempercayai dan mengenali pemimpinnya. Pembisik ini merupakan godaan-godaan yang mereka hadapi. Jika mereka mendengarkan pembisik akhirnya hancur. Seperti di permainan akhirnya airnya tumpah,” katanya.
Hal senada diucapkan Kepala Sekolah SMA Dharmawangsa, Sutrisno. Ia berharap dengan kegiatan seperti ini siswa bisa menjadi penerus bangsa yang lebih mementingkan kepentingan bangsanya.
“Apalagi saat ini tantangan semakin banyak. Jadi beragam kegiatan seperti ini membuat siswa mempunyai kesadaran sejak dini untuk menangkal hal-hal yang buruk terutama terhadap narkoba," ucapnya. (der/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/outbond_sma_dharmawangsa_20160423_171035.jpg)