Breaking News:

Anggota Banggar Nilai Realisasi APBD 2016 Sumut Triwulan I Tidak Memuaskan

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut Hasban Ritonga mengklaim bahwa realisasi APBD Tahun Anggaran 2016

Penulis: Tulus IT | Editor: Muhammad Tazli
Tribun Medan/Nanda Fahriza Batubara
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) Hasban Ritonga 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut Hasban Ritonga mengklaim bahwa realisasi APBD Tahun Anggaran 2016 pada Triwulan I relatif normal.

Menurut Hasban, APBD Tahun Anggaran 2016 pada saat ini sudah terealisasi sebanyak 10, 61 persen. Anggaran yang telah terserap tersebut dinilai masih pada tahap normal jika dibandingkan pada resapan APBD Tahun Anggaran 2015 silam untuk triwulan yang sama.

"Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ya bisa dibilang normal lah," ujar Hasban saat ditemui usai rapat kerja TAPD Sumut bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, Senin (25/4/2016).

Menanggapi hal itu, anggota Banggar DPRD Sumut Muhri Hafiz Fauzi menilai bahwa angka 10, 61 persen dari realisasi APBD 2016 pada Triwulan I tersebut masih kurang memuaskan. Menurutnya, capaian yang dinilai rendah tersebut menunjukkan kinerja SKPD Pemprov Sumut kurang maksimal.

"Apa yang disampaikan oleh TAPD kepada Banggar DPRD Sumut sangat tidak memuaskan. Capaian 10,61 persen itu tidak sejalan dengan semangat Nawacita yang dibangun oleh pemerintah pusat. Serapan anggaran yang rendah menunjukkan kebiasaan lama, di mana seakan-akan semua bisa dikejar pada triwulan IV nanti," ujar politisi Partai Demokrat ini.

Menurut Muhri, seluruh kegiatan belanja langsung harus dapat direalisasikan pada Triwulan II Tahun Anggaran 2016, sehingga dapat memaksimalkan program pembangunan yang akan berjalan selanjutnya.

"Semestinya jika masuk triwulan kedua ini semua kegiatan belanja langsung bisa direalisasikan, maka perhatian untuk program pemerintah pusat bisa lebih fokus lagi," ujarnya.

Minta Plt Gubernur Tegur Ketua TAPD

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut Muhri Hafiz Fauzi meminta Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi untuk menegur Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumut Hasban Ritonga.

"Semestinya jika masuk triwulan kedua ini semua kegiatan belanja langsung bisa direalisasikan, maka perhatian untuk program pemerintah pusat bisa lebih fokus lagi," ujar Muhri saat ditemui usai rapat kerja TAPD Sumut bersama Banggar DPRD Sumut.

Menurut Muhri, realisasi sebanyak 10, 61 persen dari APBD Tahun Anggaran 2016 pada Triwulan I masih dinilai kurang memuaskan. Hal tersebut menunjukkan kinerja SKPD Pemprov Sumut kurang maksimal.

"Teguran dan peringatan tersebut sangat beralasan. Pertama, serapan anggaran yang rendah menunjukkan kebiasaan lama, di mana seakan-akan semua bisa dikejar pada Triwulan IV nanti. Kedua, bulan Juli atau Agustus nanti pasti ada program dari pemerintah pusat yang diusulkan oleh pemerintah provinsi sebagai bagian dari APBN Perubahan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Tim TAPD Sumut Hasban Ritonga mengklaim bahwa resapan APBD Tahun Anggaran 2016 pada Triwulan I relatif normal.

Menurut Hasban, APBD Tahun Anggaran 2016 pada saat ini sudah terealisasi sebanyak 10, 61 persen. Anggaran yang telah terserap tersebut dinilai masih pada tahap normal jika dibandingkan pada resapan APBD Tahun Anggaran 2015 silam untuk triwulan yang sama.

"Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ya bisa dibilang normal lah," ujar Hasban.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved