Bawang Merah Sedikit di Pasaran, Pedagang Jual Bawang Peking
"Aku jarang jual bawang peking ini. Tapi, karena pasokan bawang lokal sedikit, terpaksa aku beli juga," ungkapnya.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bawang merah lokal semakin langka di pasar-pasar di Medan. Kondisi ini diakibatkan terlambatnya panen raya.
Pantauan tribun-medan.com di Pasar Sukaramai Medan, tidak banyak pedagang yang menjual bawang merah lokal. Pedagang pun beralih menjual bawang merah impor.
Pedagang Sayur Pasar Sukaramai Medan, Naomi mengatakan, saat ini bawang merah lokal semakin sedikit masuk ke pasar. Ia menjelaskan, ketika mengambil bawang ke distributor, malah pasokan bawang impor yang membludak.
"Sedikit memang barangnya. Aku ambil dari agen bawang lokal tetap ada, tapi sedikit dan harganya lebih mahal. Sekarang mereka malah jual bawang peking (impor) dan itu banyak barangnya," ujarnya Senin (25/4/2016).
Dijelaskannya, karena sedikitnya bawang merah lokal, membuat para pedagang pun membeli bawang merah impor untuk dijual.
"Ya, kami beli jugalah. Memang aku jarang jual bawang peking ini. Tapi, karena pasokan bawang lokal sedikit, terpaksa aku beli juga," ungkapnya. (raj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bawang_sukaramai_20160425_174856.jpg)