Razia Tim Gabungan, Polisi Binjai Hanya Temukan Warga di Lokasi Galian C

Hal tersebut tampak saat tim gabungan Binjai, Polres Binjai, Kodim 0203 Langkat, detasemen A Brimob melakukan razia penertipan galian C

Tayang:
Tribun Medan / Ari
para warga di lokasi galian C tampak membubarkan diri saat tim gabungan melakukan razia. Tampak dari kaum Ibu yang diduga pekerja galian C tersebut membawa anak-anak mereka, Rabu (4/5/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Para pekerja Galian C di kota Binjai ternyata banyak pekerjanya dari kaum Ibu.

Hal tersebut tampak saat tim gabungan Binjai, Polres Binjai, Kodim 0203 Langkat, detasemen A Brimob melakukan razia penertipan galian C di dua kecamatan kota Binjai.

Ironisnya saat para pekerja tersebut dari kaum ibu membawa anak-anak mereka yang masih berusia balita.

Seperti yang tampak dalam razia di kelurahan tanah merah kecamatan Binjai selatan, saat polisi tiba di lokasi para pekerja tersebut langsung berhamburan keluar.

Tampak, saat keluar dari lokasi galian C tersebut, ada yang menggendong anaknya dan ada juga yang sibuk pergi sambil memegang tangan anaknya. Saat tribun mencoba menanyakan kepada pekerja tersebut, ia mengatakan membawa anaknya karena tidak ada yang menjaga di rumah.

"Ngak ada yang jaga di rumah, makanya di bawa," ucap seorang Ibu sambil berjalan cepat.

Saat ditanya aktifitas apa yang mereka lakukan. Ia mengatakan mereka sedang gotong royong.

"Cuman gotong royong kami, bersihkan rumput-rumput," ucapnya sambil berlalu.

Melihat banyaknya warga di lahan Galian C di kelurahan tanah merah, Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim meminta anggotanya membubarkan masyarakat tersebut.

Selain di kawasan Tanah merah Kec Binjai Selatan tim gabungan juga melakukan razia di kecamatan Binjai Timur.

Kembali saat merazia di kawasan Binjai timur, seperti di kelurahan Bhakti karya petugas tidak ada menemukan hasil dan hanya menemukan warga di lahan lokasi tersebut.

Pantauan di lapangan, kerap beraksinya aktifitas galian C di kawasan Binjai selatan dan timur membuat jalanan di sana rusak berat dan menyebabkan debu berlayangan.

Untuk menghindari aktifitas galian C, Kapolres Binjai saat berbincangan dengan perwakilan pemko Binjai meminta dinas perhubungan untuk memasang portal di kawasan Binjai selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Deliserdang.

"Bisa tidak di pasang portal, biar truk-truk pengangkut material gaian C tidak bisa melintas, kalau memang bisa segera pasang," ucap Kapolres Binjai kepada Syahri kabid Perhubungan darat Pemko Binjai.

(ari/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved