Anggota DPRD Siantar Ini Anggap Bentrok Anggota OKP Sudah Biasa

"Enggak usah langsung dibekukan. Kejadian ini biasa. Dalam kasus ini yang perlu adalah pembinaan," ujarnya.

Anggota DPRD Siantar Ini Anggap Bentrok Anggota OKP Sudah Biasa
Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar Nurlela Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR-Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar, Nurlela Sikumbang menyampaikan bahwa perkelahian antara dua massa Organisasi Kepemudaan yakni Ikatan Pemuda Karya (IPK) dan Pemuda Pancasila (PP) adalah hal yang biasa.

"Biasa itu. Siantar Man. Dinamika organisasi seperti itu sering terjadi dalam Organisasi Kepemudaan," ujarnya kepada tribun-medan.com, Senin (23/5/2016)

Saat ditanyakan apakah dirinya setuju kalau OKP ini dibekukan? Nurlela menjawab bahwa kedua OKP tersebut tidak perlu dibekukan. "Enggak usah. Enggak usah langsung dibekukan. Kejadian ini biasa. Dalam kasus ini yang perlu adalah pembinaan," ujarnya.

Saat ditanyakan bagaimana pendapatnya atas kedua OKP ini, karena sudah kerap kali bentrok?, Nurlela Sikumbang hanya tersenyum seraya menyampaiakan hal tersebut biasa.

"Biasa itu, namanya Siantar Man. Yang perlu itu sekarang adalah pembinaan terhadap kedua OKP ini," ujarnya.

Pun begitu kata Nurlela ia meminta sikap tegas dari Pemerintah Kota maupun pihak Kepolisian Pematangsiantar untuk melakukan pembinaan kepada kedua OKP tersebut.

"Kita mintalah kedua OKP ini dibina dengan bagus. Supaya tidak terjadilah kejadian seperti kemarin," sebutnya.

Kelompok anggota Ikatan Pemuda Karya dan Pemuda Pancasila terlibat bentrok akibat perebutan pengaruh di angkutan desa Ganda Trans yang mengakibatkan satu anggota PP cedera dan dua angkutan desa Ganda Trans dirusak. (ryd/tribun-medan.com)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved