Junjung Kebhinekaan, Solidaritas Pasar Hongkong Terbentuk
Dalam wadah Solidaritas Pasar Hongkong ini bergabung etnis Batak, Karo, Jawa, Minang, Tionghoa, Melayu, dan anggotanya mencapai sekitar 150 orang.
Laporan Wartawan Tribun Medan/M Azhari Tanjung
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Dalam menghimpun kebhinekaan dan persatuan dari berbagai etnis dalam suatu wadah dengan moto semangat kebersamaan dalam menjalin persaudaraan, ratusan warga membentuk Solidaritas Pasar Hongkong Kota Binjai (SPH)
Ketua Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2016-2019 mengatakan pembentuan Solidaritas Pasar Hongkong Kota Binjai semata untuk gerakan sosial dan tidak berpolitik serta mandiri.
"Yang bergabung tidak hanya para pedagang saja, tapi semua elemen warga kota Binjai, nama wadahnya saja pasar Hongkong, karena memang sebelum terbentuk kerap berkumpul di pasar ini (Pasar Hongkong)," ucapya didampingi Sukiwi Tjong saat ditemui di sekretariat pasar Hongkong di jalan sudirman Binjai, kamis (26/5/2016).
Polmen Sihotang mengatakan, tujuan wadah ini adalah untuk menyatukan suku, agama dalam bentuk kebhinekaan dengan mengutamakan solidaritas sesama pengurus, sehingga terwujud semangat persaudaraan, semangat persatuan, serta kebhinekaan.
Dalam wadah Solidaritas Pasar Hongkong ini bergabung berbagai etnis Batak, Karo, Jawa, Minang, Tionghoa, Melayu, dan saat ini anggota mencapai sekitar 150 orang.
"Dalam wadah ini seperti Serikat Tolong Menolong (STM), sehingga terwujud kebersamaan, persatuan sesama etnis didalamnya," ucap Polmen Sihotang mantan anggota DPRD Binjai itu.
Jhony Tanur alias Ameng, Dewan Penasihatmengatakan, karena wadahnya bersifat sosial, kalau di antara anggota ada keluarganya mengalami musibah meninggal, pesta kawin, maka setiap anggota dikutip iuran Rp 50 ribu per orangnya. Perhimpunan ini dibentuk atas partisipasi semua anggota , tidak ada meminta proposal kepada siapapun.
"Kami hanya berjalan dalam bidang sosial saja, dan tidak ada bergerak dalam bidanng politik. Hal ini sama seperti perintah bapak Presiden RI Jokowi yang mengatakan kitaharus bersatu, tidak perduli dari suku apa pun," ucapnya yang didampingi dewan penasehat lainnya. (ari/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasar_hongkong_20160526_211545.jpg)