"Kek Manalah Nanti Bayiku Ini, di Mana Kami Tinggal Lagi"
"Tinggal di manalah kami nanti, karena orang miskinnya kami makanya tinggal di sini, kami tahu kami salah,"
Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit
TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Hotmaida Rumapea, ibu yang baru melahirkan empat bulan lalu tak henti mengucurkan buliran air mata. Sesekali ia terisak sembari menatap huniannya selama ini digusur oleh operator ekskavator yang dikawal ketat Satpol PP, Kamis (26/5/2016). Hotmaida tak sendiri, total rumah milik 22 kepala keluarga di bantaran Sungai Toge, Jalan Nias Belakang, Kelurahan Toba, Siantar Selatan, digusur.
"Enggak tahu lagi kami mau tinggal di mana, kek mana lah nanti bayiku ini. Makanya kami nggak bangun rumah permanen di sini. Tinggal di manalah kami nanti. Karena orang miskinnya kami makanya tinggal di sini, kami tahu kami salah," ujar Hotmaida sembari terisak pilu saat berbincang dengan www, www.tribun-medan.com.
Setelah melihat ekskavator dihidupkan dan digerakkan ke arah rumahnya, ibu satu anak ini tampak histeris dan bercucuran air mata dan langsung berlari meminta supaya jangan dibongkar dahulu rumahnya.
Satpol PP yang melihat ibu ini menghampiri ekskavator langsung mencegah langkah ibu yang baru memiliki bayi berusia enam bulan tersebut.

"Jangan bu, kami hanya kerja, jangan dilarang, sudah tidak bisa lagi ya. Kemarin kan sudah dikasih waktu untuk bongkar sendiri," ujar seorang Satpol PP wanita menenangkan Hotmaida.
Satpol PP wanita lainnya, yang berada di lokasi juga tutut menenangkan Hotmaida yang tak henti menangis.
"Jangan hanya itu yang kamu pikirkan. Anakmu juga harus kamu pikirkan," ujar beberapa Satpol PP kepada Hotmaida.
Setelah tenang, Hotmaida pun menyampaikan kiranya mereka mendapat perhatian dari pemerintah setempat, terkhusus dari Pemerintah Kota Pematangsiantar.
"Kami masyarakat Siantar, kami diperhatikan jugalah, mau kek mana lah kami nanti. Udah begitu keluarga kami jauh semua," ujarnya masih dengan isak tangis.
(ryd/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hotmaida-rumapea-digusur-dari-bantaran-sungai-toge_20160526_120356.jpg)