Pemandu Wisata Tak Percaya Janji Plt Kadisbudpar Medan

"Sudah sering kami kumpul seperti sekarang ini. Enggak ada realisasinya," kata Sinaga.

Tayang:
Penulis: Hendrik Naipospos |
Tribun Medan/Hendrik Fernandes
Seminar Alternatif Wujudkan Medan Sebagai Destinasi Wisata Nasional dan Regional di Hotel Grand Antares (27/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Fernandes

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sesi jejak pendapat Seminar Alternatif Wujudkan Medan Sebagai Destinasi Wisata Nasional dan Regional diwarnai dengan pernyataan anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Franklin Sinaga yang tidak percaya dengan pernyataan Plt Kadisbudpar.

Sebelumnya Plt Kadisbudpar Hasan Basri mengatakan akan menjalin kerja sama dengan pemerintah, pengusaha dan masyarakat untuk mendukung peningkatan sektor pariwisata di Kota Medan.

"Meningkatkan pariwisata perlu kerja sama dengan pemerintah di sektor yang lain, pengusaha, dan masyarakat. Tidak bisa hanya Dinas Pariwisata. Kami akan upayakan ini semua," ujar Hasan Basri di hadapan peserta seminar di Hotel Grand Antares, Jumat (27/5/2016).

Hal ini lantas mendapatkan tanggapan dari Franklin Sinaga, pemandu wisata yang tergantung dalam HPI.

"Saya cukup senang mendengar pendapat Bapak. Tapi saya tidak percaya ini akan dieksekusi," kata Franklin Sinaga.

Ditemui usai acara Franklin menuturkan alasan ketidakpercayaannya kepada Plt Kadisbudpar Hasan Basri.

"Sudah sering kami kumpul seperti sekarang ini. Enggak ada realisasinya. Bukan makin baik objek wisata di Medan ini. Lihat sendiri sudah hancur, enggak ada pembaharuan. Saya susah jadi tour guide sejak tahun 1988," jelasnya.

Menurutnya, masa keemasan pariwisata Medan dan Indonesia adalah saat Joop Ave sebagai Menteri Pariwisata.

"Hanya waktu kepemimpinan Alm Joop Ave pariwisata Indonesia meningkat luar biasa. Setelah itu selalu menurun," ujarnya.

Joop Ave adalah Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi pada 1993-1998 dalam Kabinet Pembangunan VI pimpinan Presiden Soeharto. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved