Batik Air Gagal Terbang karena Gangguan Mesin di Kualanamu

Terdapat percikan api di engine pesawat, sehingga staf operasional di lapangan Batik Air menginstruksikan pilot untuk memarkirkan pesawat kembali.

Batik Air Gagal Terbang karena Gangguan Mesin di Kualanamu
Tribun Medan / doc
ilustrasi - Pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 reg PK-LBS rute HLP-UPN (Ujung Pandang) di Run Way Lanud Halim. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Pesawat Batik Air ID 6881 tujuan Kualanamu-Jakarta dikabarkan gagal terbang karena adanya gangguan pada mesin Minggu, (5/6/2016). Akibatnya ratusan orang penumpang pun mengalami penundaan penerbangan (delay).

Informasi diperoleh www.tribun-medan.com, kejadian ini terjadi pada pukul 05.00 WIB. Ketika itu pesawat sedang melaksanakan push back menuju runway. Terdapat percikan api di engine pesawat, sehingga staf operasional di lapangan Batik Air menginstruksikan pilot untuk memarkirkan pesawat kembali.

Kemudian seluruh penumpang pun dikeluarkan dari dalam pesawat dan diarahkan ke ruang tunggu keberangkatan.

Humas Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto yang dikonfirmasi Minggu (5/6/2016) siang membenarkan kalau pesawat tersebut sempat mengalami gangguan mesin. Selanjutnya penumpang kembali diberangkatkan pada pukul 08.20 WIB dengan pesawat yang sama.

"Pesawat itu mengalami gangguan pada mesin nomor 2 pukul 05.07 WIB. Ketika itu Penumpang yang berjumlah 146 orang kembali ke ruang tunggu dan pesawat tersebut belum dapat diberangkatkan karena menunggu spare part yang dibawa oleh Lion Air JT210 dari Jakarta. Kalau penumpang telah di-handle dengan baik oleh pihak Batik Air dengan diberikan sarapan sesuai ketentuan yang berlaku. Gak ada percikan api," jelas Wisnu yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved