Ramadan 2016
Menilik Ibadah Puasa Santriwati di Ponpes Ar-Raudhatul Hasanah
Harus mendengarkan ceramah alias kuliah lima belas menit (kulibas) dan salat Zuhur serta Subuh minimal 40 menit.
Laporan wartawan Tribun Medan/ Silfa Humairah
TRIBUN-MEDAN.com - Langkah kaki santri-santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Raudhatul Hasanah (RH) terasa ringan untuk mencapai masjid yang berada sekitar 300 meter dari asrama mereka. Selama Bulan Ramadan ini, seluruh santri melakukan salat lima waktu dan tadarus berjamaah di masjid, Rabu (9/6/2016).
Nani Lestari, Bagian Pengasuhan Santriwati, menuturkan kegiatan salat lima waktu setiap hari wajib dilakukan di masjid. Khusus untuk Asar dan Isya, santri dan santriwati harus sampai minimal 15 menit sebelum waktu salat. Sedangkan Magrib, minimal 30 menit karena harus mendengarkan ceramah alias kuliah lima belas menit (kulibas) dan salat Zuhur serta Subuh minimal 40 menit karena ada tadarus berjamaah.
"Sebelum Zuhur tadarus jamaah sekitar 30 menit kemudian salat Djuhur dan kegiatan tadarus bebas atau sendiri-sendiri selama 15 belas menit di masjid, kemudian sehabis salat Asar tadarus berjamaah kembali sekitar 30 menit," katanya.
Dijelaskannya, para santri membaca Al Quran atau tadarus di lantai I masjid yang berada di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, dan santriwati bertempat di lantai II masjid.
Ia menuturkan sehabis Zuhur santri-santriwati dipersiapkan untuk belajar karena Ramadan kali ini bertepatan dengan ujian. Kalau malam ada tarawih, sehingga waktu belajar mereka terbatas.
"Santri-santriwati diimbau belajar di jam bebas tersebut hingga menjelang salat Asar. Karena malam waktu sehabis salat tarawih tidak banyak. Biasanya salat tarawih selesai pukul 21.00 lebih dan santriwati harus tidur sebelum pukul 22.30," katanya mengakhiri.
(sil/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pondok-pesantren-ar-raudhatul-hasanah_20160608_155248.jpg)