Ujian Tak Jadi Penghalang, Para Santri Ar-Raudhatul Hasanah Tetap Lakoni Ibadah
"Biasanya salat Tarawih selesai pukul 21.00 lebih dan santriwati harus tidur sebelum pukul 22.30 WIB,"
Laporan wartawan Tribun Medan/ Silfa Humairah
TRIBUN-MEDAN.com - Para santri membaca Al Quran atau tadarus di lantai I masjid yang berada di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Rabu (8/6/2016). Sementara itu, santriwati melakoninya di lantai II masjid. Kegiatan itu tampak khusyuk dan akan dilakukan secara rutin selama Ramadan sebelum Zuhur dan sehabis Asar walaupun sedang ujian.
Nani Lestari, Bagian Pengasuhan, menuturkan sehabis Zuhur santri-santriwati harus bersiap untuk belajar karena Ramadan kali ini bertepatan dengan ujian. Kalau malam ada tarawih, sehingga waktu belajar mereka terbatas.
"Santri-santriwati diimbau belajar di jam bebas tersebut hingga menjelang salat Asar. Karena malam, seusai salat tarawih tidak banyak. Biasanya salat Tarawih selesai pukul 21.00 WIB lebih dan santriwati harus tidur sebelum pukul 22.30 WIB," katanya.
Lebih cepat dari jam biasanya pukul 23.00 WIB, karena harus bangun lebih cepat yakni pukul 03.00 WIB dan sahur paling lambat hingga pukul 04.00 WIB dan melakukan tadarus berjamaah kembali hingga azan Subuh.
"Selama Ramadan, Jam masuk kelas juga berbeda, siswa ujian masuk pukul 08.00 WIB dan keluar pukul 11.30 WIB," katanya.
Sedangkan, salat malam atau Tahajud di bulan Ramadan biasanya dilakukan pribadi atau kebijakan ketua asrama masing-masing.
(sil/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pondok-pesantren-ar-raudhatul-hasanah_20160608_155248.jpg)