Jangan Tinggalkan Barang Berharga di Dalam Mobil Anda

Ada baiknya pengendara mobil membawa teman ketika hendak keluar rumah. Jadi, ketika meninggalkan mobil.

Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolsek Sunggal, Komisaris Daniel Marinduri mengimbau masyarakat, khususnya pengendara mobil untuk lebih berhati-hati saat membawa barang berharganya. Kata Daniel, ketika memarkirkan mobil, ada baiknya semua barang berharga dibawa guna menghindari aksi pencurian modus pecah kaca mobil.

"Jika hendak meninggalkan mobil, sebaiknya barang berharga jangan ikut ditinggal di dalam mobil. Ini justru akan memancing para pelaku kejahatan melancarkan aksinya," kata Daniel, Jumat (10/6/2016).

Menurut mantan Kapolsek Delitua ini, ada baiknya pengendara mobil membawa teman ketika hendak keluar rumah. Jadi, ketika meninggalkan mobil, satu orang bisa berjaga di dalam mobil.

"Hal-hal seperti ini patut menjadi perhatian kita bersama. Memang nampaknya agak sepele. Namun, akibatnya dapat merugikan kita," katanya.

Sebelumnya, aksi pencurian modus pecah kaca mobil terjadi dua kali dalam sehari di wilayah Sunggal. Aksi pertama menimpa Siti Fatimah beru Sitepu (41) warga Jl Sembada No45 B, Pasar V, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang.

Saat itu, korban yang tengah mengendarai mobil Honda CRV warna putih BK 1507 UQ hendak pergi ke apotik di Jl Djamin Ginting tak jauh dari Jambur Namaken, persis di dekat Panglong Subur Traso.

Setibanya di Jalan Djamin Ginting yang masih wilayah Sunggal, korban pun memarkirkan mobilnya di tepi jalan. Namun, karena apotik berada di seberang jalan, korban kemudian meninggalkan mobil yang di dalamnya terdapat tas berisikan dua buah handphone merek Samsung Not 3, satu buah BlackBerry Qteen, uang dollar $200, uang 250 ringgit, uang tunai Rp800 ribu, STNK, KTP, SIM, serta kartu kredit dari berbagai bank.

Baru beberapa menit korban meninggalkan mobilnya untuk membeli obat, ia pun kaget ketika kembali ke mobil. Saat itu, kaca bagian depan sebelah kiri sudah hancur berantakan.

Seluruh isi barang di dalam mobil habis digasak kawanan pencuri. Lalu, hal serupa kembali terjadi menimpa Usman Prayetno (29) warga Jl Pinang Baris, Gang Iman Jemali.

Saat itu, korban yang mengendarai mobil Honda Jazz BK 1261 ZA berhenti tepat di depan rumah keluarganya yang berada di Jl Bunga Asoka Gang Amal, Medan Sunggal. Kebetulan, korban hendak makan.

Namun, baru 30 menit meninggalkan mobilnya, kawanan pencuri yang menunggangi sepeda motor Honda Vario itu berhasil menggasak uang tunai Rp90 juta milik korban beserta 1 unit laptop dan 1 unit Ipad merk Samsung yang berada di dalam mobil. Akibat peristiwa ini, pemborong di Dinas Binamarga tersebut mengalami kerugian ratusan juta.

(ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved