Ramadan 2016

"Ngabuburit", Warga Asyik Main Layang-layang di Pelabuhan

Banyak cara dilakukan warga untuk membuat ngabuburit menjadi lebih menyenangkan. Salah satunya adalah dengan bermain

Kontributor Pasuruan, Andi Hartik
Sejumlah warga saat bermain layang - layang di Pelabuhan Kota Pasuruan, Sabtu (25/6/2016). Warga bermain layang - layang sambil menunggu untuk berbuka puasa 

TRIBUN-MEDAN.com, PASURUAN - Banyak cara dilakukan warga untuk membuat ngabuburit menjadi lebih menyenangkan. Salah satunya adalah dengan bermain layang-layang di Pelabuhan Kota Pasuruan.

Di sepanjang muara sungai yang mempertemukan Sungai Gembong dan Selat Madura, puluhan warga berjejer memainkan layang-layang. Rata-rata, layang-layang yang mereka gunakan merupakan jenis layang-layang 'adu' atau layang-layang yang bentuknya standar.

Layang-layang itu dinaikkan ke udara dengan menggunakan benang serit. Lalu beradu satu sama lain. Yang kalah, benangnya akan putus dan layang-layang itu akan lepas.

"Asyik lah sambil menunggu adzan di masjid mas," kata Hasyim, Sabtu (25/6/2016).

Meski tidak setiap hari, Hasyim mengaku sering menggunakan waktu ngabuburitnya dengan bermain layang-layang.

"Kalau lagi tidak ada acara, ke sini," katanya.

Menurut Hasyim, ada kegembiraan tersendiri bermain layang-layang di pelabuhan. Apalagi yang bermain banyak sehingga bisa gampang memilih layang-layang yang mau beradu dengan miliknya.

"Kan berlawanan, tidak sendiri. Siapa yang menang, asyik gitu aja," katanya.

Tidak hanya itu, kegembiraan lainnya adalah saat bermain di pinggir muara sungai, layang-layang yang mereka mainkan berada di atas perahu nelayan yang sedang parkir dengan kondisi langit yang mulai menguning.

"Seneng main layang layang di sini," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pinggiran muara sungai yang ada di Pelabuhan Kota Pasuruan disesaki warga yang bermain layang-layang. Sepintas, layang-layang yang tampak di udara seperti potongan kertas yang ditabur ke atas.

Biasanya, warga, baik anak-anak maupun dewasa mulai berdatangan dari jam 15.00 WIB. Mereka akan meninggalkan pelabuhan sesaat sebelum azan maghrib berkumandang. (*)

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved