Lionel Messi Menangis Putuskan Pensiun dari Tim Tango

Lionel Messi menyatakan pensiun dari tim nasional Argentina setelah kekalahan pada final Copa America di MetLife Stadium

Tayang:
Ole.com.ar
Lionel Messi dirangkul rekan setimnya Kun Aguero usai dikalahkan Cile di final Copa Amerika 

TRIBUN-MEDAN.COM — Lionel Messi menyatakan pensiun dari tim nasional Argentina setelah kekalahan pada final Copa America di MetLife Stadium, Minggu (26/6/2016) atau Senin pagi WIB.

Tidak dipungkiri oleh Messi, rentetan kegagalan di partai final menjadi latar belakang keputusannya.

Dia cukup terpukul oleh kekalahan atas Cile, dia sempat menangis di ruang ganti karena tidak mampu mengantarkan negaranya mengecap gelar juara.

Argentina juga kalah dari Cile lewat adu penalti pada final edisi tahun lalu. Sebelum itu, Messi juga merasakan kekalahan pada final Copa America 2007, Copa America 2015, dan Piala Dunia 2014.


Ekspresi Lionel Messi usai gagal eksekusi penalti kontra Cile

"Waktu saya di tim nasional sudah berakhir. Setelah kekalahan pada empat partai final, saya berpikir tim nasional bukan untuk saya," kata Messi kepada TYC sports.

"Keputusan ini untuk kebaikan semua pihak. Capaian final tanpa memenanginya tidaklah cukup," ucap dia.

Dalam kompetisi mayor hanya emas Olimpiade 2008 yang mampu dipersembahkan Messi untuk timnas Argentina.

Seperti yang diketahui, dia bersama Tim Tango kehilangan gelar dua kali kalah adu pinalti oleh Chile, Messi juga merasakan kekalahan Argentina dikalahkan Jerman 1-0 di Final Piala Dunia.

Tidak hanya itu pemenang lima kali Ballon d'Or itu juga turut mengantarkan Argentina mengalami kekalahan di final Copa Amerika saat dikalahkan Brazil pada 2007 lalu.

"Saya sudah mengalami empat kali final, jadi saya pensiun," tambah pemain yang memulai debut internasional bersama Argentina pada 2005 dan telah bermain 113 kali untuk negaranya.

"Ini (juara bersama Timnas) adalah sesuatu yang paling saya inginkan, tapi saya tidak bisa mendapatkannya, jadi ini semua sudah berakhir," kata Messi seperti yang dikutip dari BBC.

Keputusan yang diambil Messi tentu mengejutkan. Sebab, dia baru berusia 29 tahun dan masih tampil produktif untuk Argentina.

Apabila keputusannya sudah bulat, Messi menutup perjalanannya di tim nasional dengan torehan 55 gol dari 113 penampilan. Berbekal catatan ini, Messi menyandang status sebagai top scorer Argentina sepanjang masa.

Dalam daftar 10 pemain tersubur sepanjang sejarah timnas Argentina, Messi ditemani dua rekannya yang masih aktif, yakni Sergio Aguero (33 gol) dan Gonzalo Higuain (30).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved