Breaking News:

Museum Negeri Sumatera Utara Berharap Masyarakat Hibahkan Koleksi

"Kalau harus beli pasti harganya sangat mahal," jelas Marsiria.

Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Hendrik Fernandes
Koleksi Museum Negeri Sumatera Utara dengan klasifikasi historika. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Hendrik Fernandes

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Penambahan koleksi Museum Negeri Sumatera Utara yang saat ini memiliki sekitar 7.200 koleksi dinilai masih tergolong lambat.

"Penambahan koleksi di museum negeri terakhir pada 2013, yakni delapan pakaian pengantin etnis Sumatera Utara. Sudah dua tahun lebih belum ada penambahan lagi," Kata Koordinator Teknis Koleksi Museum Marsiria Sebayang di Museum Negeri Sumatera Utara, Jalan H.M.Jhoni Medan, Selasa (28/6/2016).

Marsiria berharap ada kolektor yang mau mengbibahkan koleksinya kepada museum untuk pembelajaran sejarah kepada generasi muda.

"Benda koleksi ini bisa diperoleh dengan cara hibah masyarakat, dibeli dari masyarakat, titipan masyarakat dan hasil temuan Balai Arkeologi dan Pelestarian Cagar Budaya. Sebenarnya kami berharap kepada para kolektor untuk mau menyumbangkan koleksinya ke museum. Kalau harus beli pasti harganya sangat mahal," jelas Marsiria.

Dirinya juga menyebutkan berbagai syarat benda yang layak di pamerkan atau disimpan dalam Museum Negeri Sumatera Utara.

"Tidak semua barang bisa dipamerkan di Museum ini. Pertama harus diuji keaslian. Kedua, usia barang minimal 15 tahun. Ketiga, kelangkaan dan nilai sejarah yang terkandung dalam benda tersebut," sebut Marsiria. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved