Ini Kronologi Tewasnya 3 Bocah di Galian Proyek Jalan Tol

Menurut Deksa, saat itu mereka sepakat untuk bermain dan mandi-mandi di galian proyek.

Tribun Medan/ Array Argus
Deksa (10), korban tenggelam yang selamat saat berada tak jauh dari kediamannya, Jumat (15/7/2016) sore. Deksa selamat karena pandai berenang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Deksa (10), korban tenggelam yang selamat di galian proyek jalan tol di Jl KM 12,5 Medan-Binjai/Jl Pembangunan, Desa Mulyo Rejo, Sunggal sempat menceritakan kronologis tewasnya ketiga rekannya masing-masing Deni (8), Dio (10) dan Rasyid (10). Menurut Deksa, saat itu mereka sepakat untuk bermain dan mandi-mandi di galian proyek.

"Kami semula mau main-main aja di sana (proyek jalan tol). Saat sampai di sana, Deni duluan buka baju," ungkap Deksa, Jumat (15/7/2016) sore.

Surianto (dipapah), orangtua bocah yang tewas tenggelam syok setelah mengetahui kedua anaknya yang tewas, Jumat (15/7/2016) sore.

Setelah membuka baju, Deni pun terjun ke dalam galian yang dangkal. Lalu, Deni disusul Rasyid.

"Setelah Rasyid, barulah saya masuk. Terus, Dio juga ikut masuk sambil berenang-berenang," kata Deksa.

Sesaat menikmati air keruh berwarna kecokelatan itu, tiba-tiba saja Deni dan Dio menggelepar minta tolong. Lalu, disusul oleh Rasyid.

"Mereka sempat minta tolong. Karena galiannya agak dalam, saya sempat terdiam," ujar Deksa.

Sejurus kemudian, Deksa pun mencari pertolongan. Saat itu, seorang lelaki melihat keempatnya.

"Kami ditolong sama uwak-uwak (paruh baya) yang lewat. Terus, uwak itu langsung terjun ke dalam kolam," katanya.

Namun sayang, karena diduga terlalu lama di dalam kubangan, ketiga korban tewas. Sementara Deksa selamat.

(ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved