Syarfi Hutauruk Diperiksa Sebagai Saksi Korupsi Rusunawa Sibolga

“Tadi sudah datang Pak Syarfi kira-kira pukul 11.00. Kemarin kan udah enggak datang sebanyak dua kali. Hari ini sudah hadir,” kata Bobbi.

Syarfi Hutauruk Diperiksa Sebagai Saksi Korupsi Rusunawa Sibolga
Tribun Medan/Joseph Wesley Ginting
Wali Kota Sibolga Syarfii Hutauruk 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk penuhi panggilan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Senin (18/7/2016).

Setelah sebelumnya dinyatakan mangkir sebanyak dua kali panggilan, orang nomor satu Kota Sibolga ini akhirnya berkenan hadir untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi penyidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan dan pembangunan Rumah susun warga (Rusunawa) di Kota Sibolga dengan anggaran Rp 6,8 miliar tahun anggaran (TA) 2012.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri mengatakan, hadirnya Syarfi Hutauruk penuhi panggilan sekira pukul 11. 00 WIB.

“Tadi sudah datang Pak Syarfi kira-kira pukul 11.00. Kemarin kan udah enggak datang sebanyak dua kali. Hari ini sudah hadir,” kata Bobbi.

Bobbi Sandri menjelaskan, Syarfi Hutauruk saat datang langsung menuju ruang penyidik dan dicercah puluhan pertanyaan. Menurut Bobbi, diperiksanya Syarfi Hutauruk guna mendalami penyidikan guna mengungkap adanya keterlibatan lain kasus ini.

"Pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan dan pembangunan Rumah susun warga (Rusunawa) di Kota Sibolga," jelas Mantan Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumatera Selatan itu.

Disinggung apakah Syarfi Hutauruk akan dipanggil kembali dalam pemeriksaan selanjutnya. Bobbi mengungkapkan bisa saja dipanggil selama keteranganya diperlukan oleh penyidik Kejati Sumut.

“Kami lihat dulu hasil pemeriksaannya, kemudian baru kami bisa menyimpulkan apakah masih akan dipanggil atau tidak,” ujarnya menandaskan.

Dalam kasus ini, penyidik Kejati Sumut sudah menahan mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Pemko Sibolga, Januar Effendi Siregar dan Adely Lis selaku rekanan di Rutan Klas IA Tanjunggusta Medan.(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved