Teknologi Otonomos Terlarang di China

Negara dengan penjualan mobil terbesar sedunia, China, khawatir dengan efek teknologi otonomos pada keselamatan jalan raya.

Teknologi Otonomos Terlarang di China
Reuters
Chongqing Changan Automobile sudah menyelesaikan 1.900 km pengetesan mobil yang bisa mengemudi sendiri mengandalkan kamera dan radar pada April 2016. 

TRIBUN-MEDAN.com, BEIJING - Negara dengan penjualan mobil terbesar sedunia, China, khawatir dengan efek teknologi otonomos pada keselamatan jalan raya.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China sedang merancang peraturan pemerintah terkait uji mobil otonomos di jalan.

Automotive News Europe, Selasa (19/7/2016), memberitakan, Itu artinya semua produsen otonomos dilarang menguji kendaraan di jalan sebelum peraturannya dirilis.

Dalam sebuah pertemuan di Beijing, She Weizhen, kepala departemen otomotif kementerian tersebut mengatakan draft peraturan sudah dibuat kendati begitu dia tidak mengatakan kapan akan ditetapkan.

Pernyataan dari kementerian juga secara tidak langsung mendorong para produsen untuk membuat teknologi otonomos yang aman.

Salah satu pabrikan lokal, Chongqing Changan Automobile, sudah menyelesaikan 1.900 km pengetesan mobil yang bisa mengemudi sendiri mengandalkan kamera dan radar pada April lalu. Selain itu, perusahaan Zeijang Geely Holding Group juga sudah menguji kendaraan otonomos atas kerja sama dengan perusahaan internet, Baidu. (*)

Editor: akb lama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved