PDAM Tirtanadi Bantah Hydrant Miliknya Berfungsi 30 Persen

Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Kota Medan Marihot Tampubolon mengungkapkan bahwa pihaknya menggunakan hydrant milik PDAM Tirtanadi

Tayang:
Penulis: Hendrik Naipospos |
Internet
Hydrant, sumber utama air apabila terjadi kebakaran 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Fernandes

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Kota Medan Marihot Tampubolon mengungkapkan bahwa pihaknya menggunakan hydrant milik PDAM Tirtanadi sebagai sumber air dalam proses pemadaman kebakaran.

Berdasarkan temuannya di lapangan, hydrant yang berfungsi hanya 30 persen. Kondisi ini, menurut Marihot, menyulitkan proses pemadaman dengan cepat.

Saat dihubungi Humas PDAM Tirtanadi Alamsyah Pohan membantah bahwa 70 persen hydrant dalam keadaan rusak.

"Kita punya 118 hydrant, rusak hanya enam sisanya dalan kondisi bagus," kata Alamsyah saat dikonfirmasi www.tribun-medan.com, Sabtu (23/7/2016).

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya melaksanakan perawatan hydrant rutin dengan pihak pemko. Namun tidak menyebutkan bagaimana proses perawatan berkalanya.

"Kita lakukan perawatan kok. Kita kerja sama dengan pihak pemko, mungkin dalam hal ini Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran. Kunci hydrant juga ada sama mereka. Gak betul hydrant banyak yang rusak," pungkasnya.

(Cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved