Breaking News

Kapolresta Medan: Ada Kasus Pencurian Antar Pekerja, Makanya Terjadi Keributan

"Ternyata ada kasus pencurian antar pekerja di tempat penyaluran ini. Sehingga terjadi keributan. Kemudian warga sekitar menganggap adanya penyekapan"

Tribun Medan / Ryan
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (Baju Kemeja) saat tiba di Komplek Taman Ubud, Minggu (24/7/2016) dinihari 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, tidak ada penyekapan pembantu rumah tangga di PJ TKI di Komplek Ubud, Jalan Eka Rasmi, Medan Johor.

"Tidak ada penyekapan. Malam ini, kami mengecek laporan dari warga yang bilang ada penyekapan dan penyiksaan pembantu rumah tangga," katanya di lokasi penggerebekan, Minggu (24/7/2016) dinihari.

Mardiaz menambahkan, penyidik telah mengecek dan melakukan pemeriksaan kepada Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang belum disalurkan. Seluruh pembantu membantah informasi dari warga itu.

"Ternyata ada kasus pencurian antar pekerja di tempat penyaluran ini. Sehingga terjadi keributan. Kemudian warga sekitar menganggap adanya penyekapan terhadap pekerja oleh penyalur pembantu rumah tangga ini," ujarnya.

Ia menuturkan, PJ TKI tanpa plang nama tersebut resmi. Artinya, bukan ilegal karena mendapatkan izin dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan. Meskipun demikian, dia tak menjawab tatkala ditanya nama PJ TKI tersebut.

"PJ TKI ya resmi, ada surat-suratnya lengkap. Kurang lebih sudah ada empat tahu. Pada umumnya pembantu yang disalurkan asal NTT. Namanya tanya Kapolsek saja," katanya.

(tio/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved