Baca Edisi Cetak Tribun Medan

PN Kabanjahe Didesak Eksekusi Bukit Kubu Brastagi

Julheri Sinaga, meminta PN Kabanjahe menolak Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan oleh PT Bukit Kubu dan ahli waris Alm. Nelang Sembiring.

MEDAN, TRIBUN - Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe diminta untuk menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 590 K/Pdt/2015 tertanggal 9 Juli 2015 dengan melakukan eksekusi Bukit Kubu yang ada di Kabanjahe, Sumatera Utara.

Ahli waris Bale Purba dalam hal ini Merhat br Purba dan Pemunin br Purba melalui penasehat hukumnya Julheri Sinaga, meminta PN Kabanjahe menolak Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan oleh PT Bukit Kubu dan ahli waris Alm. Nelang Sembiring.

"Sudah jelas MA memenangkan perkara ini dikarenakan fotokopi surat dan tidak ada aslinya yaitu Surat Keterangan Kepala Desa Lau Gumba, Kecamatan Berastagi, Kab. Karo tertanggal 20 April 2016. Kemudian adanya gambar atau foto tentang keberadaan kuburan Bale Purba yang berada di tengah Desa Lau Gumba," ujar Julheri didampingi Remeo Tampubolon dan Jasprit kepada wartawan, Minggu (31/7).

Sementara keluarga ahli waris alm. Bale Purba dalam hal ini Thomas Purba meminta kepada pengadilan untuk segera melakukan eksekusi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Kalau kita melihat pasal 66 ayat 2 Undang-undang No.14 tahun 85 tentang Mahkamah Agung telah diubah dengan Undang-undang no. 5 tahun 2004 dengan tegas menyatakan permohonan PK menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan Putusan Pengadilan (eksekusi)," ujar Thomas yang juga Ketua IPK Kota Medan.

Thomas juga menyatakan jika pihak pengadilan khawatir terhadap eksekusi yang dilakukan nantinya, pihaknya siap untuk menurunkan massa untuk mengamankan eksekusi.

Hal itu juga ditegaskan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IPK Kota Medan Markos Kaban bahwa sesuai dengan undang-undang permohonan PK tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan eksekusi.

"Masyarakat saat ini butuh penegak hukum di Indonesia yang berani dan tegas untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bukan penakut yang bisa diperbudak oleh mafia hukum," ujarnya.

Jika PN Kabanjahe takut dalam melakukan eksekusi pihaknya siap untuk turut serta di dalam melakukan pengamanan. "Dan kita berharap MA menguatkan Kasasi dan menolak PK yang diajukan PT Bukit Kubu mengingat bukti-bukti yang telah diajukan oleh ahli waris," tandasnya. (cr8)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved