Anggaran BBM Anggota DPRD Medan Dipangkas

"Kami sangat sayangkan adanya pengurangan untuk tunjangan minyak," kata anggota Komisi A Asmui Lubis.

Anggaran BBM Anggota DPRD Medan Dipangkas
Tribun Medan / doc
Gedung DPRD Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Medan Andi Harahap membenarkan adanya pemotongan alokasi anggaran bahan bakar minyak (BBM) kepada anggota dewan. Saat ditemui di ruangannya, Andi mengungkapkan surat tersebut telah diterimanya Senin (1/8/2016) dari Sekretariat Daerah Kota Medan.

"Suratnya sudah sampai ke ruang pimpinan. Jadi tunggu dulu perintah pimpinan," ujarnya, Selasa (2/8/2016).

Namun saat ditanya berapa persen yang akan dipotong, Andi mengatakan belum dapat mengungkapkan. Diketahui jatah BBM setiap bulannya anggota dewan sekitar satu juta empat ratus ribu rupiah.

"Itu aku belum tahu ya. Itu kan belum difinalkan. Jadi jangan dulu paksa aku. Nanti kalau sudah diungkapkan pimpinan, baru kami sebarkan,"ujarnya.

Terlepas anggota Komisi A, Asmui Lubis saat diminta tanggapan tentang pemotongan tunjangan mengatakan sangat kecewa. Katanya, selama ini anggota dewan sudah sering menggunakan dana pribadi karena kurangnya dana tunjangan tersebut.

"Kami sangat sayangkan adanya pengurangan untuk tunjangan minyak karena kami sudah sering gunakan uang pribadi saat ke lapangan. Apalagi kalau sudah dipotong nanti," katanya.(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved