Formula One

Rio Kecewa Nasibnya Digantung

Di awal tahun, pebalap asal Solo, Jawa Tengah itu menandatangani kontrak full satu musim untuk duduk di kursi Manor.

Rio Kecewa Nasibnya Digantung
MANOR RACING
Pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, bersiap di dalam kokpit MRT05 pada sesi latihan GP Monaci di sirkuit jalan raya Monaco, Kamis (26/5/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com, BANBURY - Rio Haryanto mengaku kecewa atas situasi yang dihadapinya saat ini. Kepastian dirinya membalap di Manor Racing Team harus diundur sampai akhir liburan musim panas. Sementara dirinya dan manajemen belum bisa memberikan dana yang dibutuhkan untuk bertahan hingga akhir musim.

Di awal tahun, pebalap asal Solo, Jawa Tengah itu menandatangani kontrak full satu musim untuk duduk di kursi Manor. Namun, karena kendala biaya, kontrak itu seharusnya berakhir sampai GP Hungaria belum lama ini.

Atas jaminan dari manajemen Rio, Manor memberinya dispensasi untuk membalap di GP Jerman, seminggu ke depan, namun masa depannya di F1 terancam berakhir, meski belum bisa dipastikan lagi lebih rinci.

Seperti dikutip Crash.net (5/8/2016), Rio dan manajemen berusaha sampai titik darah penghabisan untuk memenuhi dana tersisa, namun dirinya merasa frustasi karena kurangnya kemajuan.

”Saya sedikit kecewa karena masih merasa ragu atas apa yang akan terjadi di masa depan. Kadang Anda tidak selalu memiliki hari yang baik, karena kadang ada hari yang buruk. Saya percaya pada manajemen, bahwa mereka bekerja keras untuk mengamankan kursi bagi saya hingga akhir musim,” kata Rio.

Rio juga menyatakan bahwa tujuannya terjun ke F1 adalah menyelesaikan seluruh musim. Dukungan dari fans di Indonesia memang sangat membantu. ”Tapi jika masalah lain berupa dana, saya tidak berpikir mereka (fans) bisa membantu. Saya akan sangat kecewa jika tidak bisa kembali,” kata Rio.(*)

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved