Favourite Campus
ISTP Tingkatkan Kualitas Kampus Melalui Tiga Program Unggulan
"Jurnal kami sudah mempunyai International Standard Serial Number. Inilah yang perlu ditingkatkan menjadi jurnal internasional,"
Laporan wartawan Tribun Medan/Wiwi Deriana
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Institut Sains dan Teknologi TD Pardede (ISTP) melaksanakan tiga program dalam upaya peningkatan kualitas kampus. Program yang dilakukan yaitu peningkatan atmosfir akademik, peningkatan peranan Bantuan Sains dan Teknologi ISTP, dan pengembangan kerjasama dengan institusi lain.
Untuk peningkatan atmosfir akademik ada empat hal yang dilakukan. Pertama, kampus rutin menggelar seminar nasional dan internasional. Terbaru pada 4-5 Agustus lalu kampus mengadakan International Confrence and Workshop ISTP 2016 dengan tema Toba Caldera in Heritage of The Earth For the Walfare of Society. Kemudian dilakukan peningkatan jurnal ISTP.
"Jurnal kami sudah mempunyai International Standard Serial Number. Inilah yang perlu ditingkatkan menjadi jurnal internasional. Selama ini kebanyakan isi jurnal skalanya masih lokal nasional.Caranya yaitu dengan mengadakan kerjasama dengan universitas dalam dan luar negeri," kata Rektor ISTP, Janter Napitupulu.
Kedua yaitu dengan adanya ISTP Magazine.Ini merupakan media komunikatif dan informatif.Semua kegiatan kampus tertuang di dalamnya.Ketiga yaitu pengembangan perpustakaan. Pengembangan ini dikatakannya mulai dari peningkatan jumlah pengunjung, penggunaannya sebagai bahan pembuatan penelitian dan tugas mahasiswa.
Keempat yaitu membangun motivasi belajar mahasiswa dan dosen. Dengan sistem belajar sekarang ini yang lebih cenderung ke arah kemandirian, ia menuturkan mahasiswa dan dosen harus bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di kampus untuk mengerjakan tugas kuliah dan tugas mengajar.
Sementara itu dalam peningkatan peranan Bantuan Sains dan Teknologi ISTP, para dosen semakin digalakkan untuk berpartisipasi untuk menyelesaikan hal-hal yang bersifat kajian sains dan teknologi di pemerintah maupun masyarakat. Kegiatan ini lebih kepada membangun profesionalisme dosen ISTP.
"Ini merupakan wadah kami untuk membantu masyarakat. Dosen bisa memberikan pendapat atau idenya untuk pembenahan masalah yang terjadi melalui wadah ini," ucapnya.
Dalam bidang kerjasama, kampus mengadakan tiga sistem. Sistem pertama yaitu kerjasama dengan SMA dan SMK . Ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat. Secara reguler kampus memberikan pengetahuan mengenai kewirausahaan, tentang teknologi informasi misalnya cara pembuatan animasi.
Sistem kedua yaitu kerjasama dengan asosiasi profesi. Dengan adanya kerjasama ini, nantinya para alumni akan memiliki profesionalisme yang diregistrasi oleh asosiasi profesi. Yang terakhir yaitu kampus mengadakan kerjasama dengan perusahaan, institusi di mana para alumni bekerja. Jadi apa yang dibutuhkan di dunia kerja bisa dikembangkan di kampus.
(der/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/janter-napitupulu_20160813_123617.jpg)