PSMS U17 Kembali Diperkuat Dua Pilar Utama di Semifinal
Pelatih PSMS U-17 Dasrul Bahri bersama asistennya Sumitro dan Subari mengaku antusias menyambut laga semifinal.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Laga semifinal Piala Soeratin 2016 zona Sumut dipastikan akan berlangsung sengit, Selasa (16/8/2016). PSMS U-17 tidak akan mudah meraih kemenangan dari Bintang Jaya Asahan yang bermain di depan publiknya sendiri di Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan.
Pelatih PSMS U-17 Dasrul Bahri bersama asistennya Sumitro dan Subari mengaku antusias menyambut laga semifinal tersebut. Apalagi tim tersebut akan kembali diperkuat pilar utamanya M Tyo dan Nico Alfandi yang sebelumnya terkena akumulasi kartu.
"Kami harus siap untuk setiap laga dan pastinya tetap yakin bisa menang. Kami tetap akan bermain seperti biasa dengan tidak terburu-buru dan memanfaatkan setiap peluang yang ada," ucap pelatih Dasrul Bahri ketika dihubungi, Selasa (16/8/2016).
Kembalinya M. Tyo juga diakuinya akan kembali menajamkan lini serang PSMS junior. Karena pemain serba bisa tersebut juga menjadi andalan dalam melakukan bola mati untuk menciptakan peluang bahkan gol langsung.
"Tak banyak perubahan, M. Tyo kembali mengisi posisi wing back kanan dengan skema 3-5-2. Di depan ada Andrie Febriansyah dan Reza Reverendi,sedangkan wing back kiri ada Yuda Alaska, " katanya.
Ia menambahkan, lini tengah banyak pilihan tergantung pemain yang fresh nantinya, kemungkinan akan diisi Randika, David Beckham Lumbantoruan dan Ilham Hariri. Untuk bek kita tetap mempercayakan pada Aldi Bagus (kapten) ditemani Saut Yakub Turnip dan Risky Hasibuan.
Bermain sebagai tim tamu jelas akan mempengaruhi mental pemainnya. Namun dia mau terlalu mempermasalahkan situasi tersebut, agar para pemain bisa fokus di dalam lapangan.
"Lawan sudah pasti akan punya motivasi lebih karena dukungan suporternya. Tapi saya tetap yakin anak-anak mampu mengatasinya asalkan tidak terpancing emosi. Pastinya kita tetap akan bermain terbuka nantinya," tambahnya.
Penanggungjawan PSMS U-17 Badia Raja Manurung mengatakan optimismenya dalam laga tersebut. Apalagi dia melihat kepercayaan diri pemain semakin meningkat dari setiap laga yang dihadapi.
"Tim pastinya sudah siap dan tak ada kata lain selain mencari kemenangan untuk ke final. Saya yakin anak-anak akan bermain maksimal meski lawan tuan rumah," ucap mantan pemain terbaik Marah Halim Cup tersebut.
Dikatakannya, modal kemenangan tidak terlepas dari komunikasi yang baik antara manajemen tim, pelatih hingga pemain. Sehingga dalam penerapannya di lapangan, para pemain mampu menjalankan instruksi pelatih untuk menaklukkan setiap lawan.
"Saya yakin pemain mampu melakukannya sesuai yang diarahkan pelatih. Begitu juga saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kota Medan agar bisa mengemban tugas tersebut demi menaikkan marwah PSMS hingga nasional nantinya," tutupnya.(nik/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/psms_u_17_20160816_140615.jpg)