Intan Aletrino Kuasai Tiga Bahasa
Putri Indonesia Pariwisata 2016, Intan Aletrino menguasai tiga bahasa, Belanda, Inggris, dan Jerman.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Elvira Lieshanty Febryza
TRIBUN-MEDAN.com - Putri Indonesia Pariwisata 2016, Intan Aletrino menguasai tiga bahasa, Belanda, Inggris, dan Jerman.
Ia menguasai tiga bahasa karena lahir dan dibesarkan di Benua Eropa. Wanita yang lahir di Belanda 30 Juni 1993 ini mewakili provinsi Sumatera Barat pada kontes Putri Indonesia 2016 yang diadakan 19 Februari lalu di Jakarta Convention Center.
Intan kecil kala itu memiliki dua kewarganegaraan dari Ayahnya, Ricardo Andre Aletrino dan Ibunya, Emirita. Pada umur 21 tahun, ia memutuskan untuk memilih kewarganegaraan Indonesia.
"Aku pilih Indonesia, karena aku cinta Indonesia. Aku putuskan untuk pilih di Indonesia saja karena aku merasa memiliki dan bangga jadi warga negara Indonesia," ujar Intan.
Maklum, di Indonesia tidak mengenal dwi kenegaraan. Karena di Indonesia dikenal asas ius sanguinis atau asas keturunan yang merupakan penentuan kewarganegaraan.
Ketika seorang anak dilahirkan dari orangtua yang berbeda kewarganegaraan, maka si Anak kelak dapat memilih satu kewarganegaraan dari orangtuanya.
Begitupula yang dilakukan oleh sang Putri Indonesia Pariwisata.
(cr6/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/putri-pariwisata-indonesia-2016-intan-tribun_20160819_202536.jpg)