Favourite Campus

Universitas Medan Area Fokuskan Pembenahan Pada Percepatan Mutu Kampus

Mewujudkan visi kampus menjadi kampus inovatif, berkepribadian dan mandiri, Universitas Medan Area (UMA) saat ini memfokuskan pada percepatan mutu.

Tribun Medan/ Wiwi Deriana
Gedung Kampus 2 Universitas Medan Area. 

Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mewujudkan visi kampus menjadi kampus inovatif, berkepribadian dan mandiri, Universitas Medan Area (UMA) saat ini memfokuskan pada percepatan mutu. Percepatan mutu ini ditandai dengan beberapa kegiatan seperti peningkatan proses pembelajaran serta peningkatan sarana pembelajaran.

Peningkatan proses pembelajaran yaitu ditandai dengan meningkatnya kualitas dosen. Sejak tahun 2010, Rektor Universitas Medan Area, Ya’Kub Matondang menuturkan semua dosen di UMA sudah memiliki ijazah S2. Bahkan saat ini sudah banyak guru besar di kampus ini.

Dengan meningkatnya pendidikan dosen dikatakannya berpengaruh pada peningkatan mutu mahasiswa. Sekarang kampus juga menerapkan sistem pembelajaran Student Center Learning (SCL) untuk mengasah kreativitas. Dengan menggunakan system pembelajaran ini, dosen berperan sebagai fasilitator . Mahasiswa dituntut untuk lebih kreatif dan aktif.Ia mengatakan dengan system ini proses pembelajaran di dalam kelas tidak satu arah saja.

“Pembelajaran dengan sistem SCL memang sejalan dengan program pemerintah saat ini yaitu kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Bahkan mulai semester ganjil pada tahun ajaran 2016/2017 kami sudah menggunakan kurikulum berbasis KKNI ini,”katanya.

Bahkan saat ini kampus dikatakannya mendapatkan kepercayaan yang cukup besar dari pemerintah dan masyarakat. Kepercayaan dari pemerintah misalnya diwujudkan dengan pemberian bantuan asrama mahasiswa oleh Kementerian Perumahan Rakyat.

Dalam pembangunan ruangan kelas dan jalan kampus, mereka juga mendapatkan bantuan dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (menristek dikti), dan pemerintah daerah. Ada juga bantuan mobil untuk transportasi mahasiswa yang diberikan oleh kementrian perhubungan.

"Kepercayaan masyarakat bisa dilihat dari jumlah mahasiswa yang semakin naik dari tahun ke tahun. Mulai dari tahun 2005 sampai sekarang, grafiknya terus meningkat,"ujarnya.

Dari segi mutu, Ya'Kub mengutarakan akreditasi institusi dan seluruh program studi B. Bahkan untuk prodi Manajemen dan Agribisnis, ia mengatakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) sudah meminta mereka untuk mengurus akreditasi A. Tak hanya akademik, kampus juga mendapatkan akreditasi manajemen perguruan tinggi dari ISO 9001:2015.

(der/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved