Empat Polisi Paksa Ibu-ibu Muslim Buka Baju Renang di Pantai Perancis

Oknum polisi di Perancis bertindak memaksa seorang wanita menanggalkan pakaian yang dipakainya di daerah pantai

Empat Polisi Paksa Ibu-ibu Muslim Buka Baju Renang di Pantai Perancis
net
Seorang ibu dipaksa buka baju oleh polisi di Perancis 

TRIBUN-MEDAN.com - Oknum polisi di Perancis bertindak memaksa seorang wanita menanggalkan pakaian yang dipakainya di daerah pantai dengan disaksikan pengunjung lain yang berada di daerah tersebut, hingga mereka semua berteriak.

Mengutip laporan Dailymail, empat petugas polisi tampak berpatroli dengan tongkat dan semprotan air lada di Pantai Promenade des Anglais di Nice.

Wanita itu sedang berbaring seorang diri dengan baju berwarna biru dan syal rambut warna sama sebelum dihampiri empat petugas polisi.

Wanita itu dikenakan gugatan kemudian dipaksa menanggalkan pakaian luarnya dan hanya meninggalkan pakaian dalamnya saja.

Hal sama menimpa seorang ibu muda di pantai di Cannes gara-gara memakai jilbab dan baju renang muslimah.

Polisi telah mengacungkan penyemprot air lada itu ke wajah wanita berusia 34 tahun itu sebelum memperingatkan tentang hukum larangan pemakaian baju renang muslimah.

Beberapa hari sebelum kejadian itu, empat wanita juga dituntut gara-gara memakai burkini di pantai dekat Cannes.

Melalui rekaman sebuah klip video, polisi tampak menunggu wanita tersebut keluar dari pantai.

Namun rata-rata wanita yang dikenakan sanksi tidak menutup wajah, sebaliknya memakai jilbab yang menutup kepala dan baju yang menutup aurat.

Menurut seorang wartawan France 4 TV, Mathilde Cusin yang menyaksikan kejadian menimpa seorang wanita Muslim bernama Siam mengatakan orang-orang mulai berteriak kepada wanita tersebut agar dia balik rumah saja, karena kehadirannya tidak diterima di situ.

"Ini agak kasar. Saya lihat wanita itu terduduk di tanah dan menangis bersama anak perempuannya, "katanya.

Sebelum ini, Perancis mengenakan larangan atas pemakaian pakaian renang Muslimah burkini di pantai publik alasan menyembunyikan wajah atau memakai kostum menutup seluruh tubuh di pantai diduga tidak sesuai dengan hubungan sosial.

Diketahui, 15 kota di tenggara dan daerah lain di negara itu telah memberlakukan larangan itu termasuk Cannes, di mana tiga wanita masing-masing didenda 38 euro untuk pelanggaran tersebut.

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved