BBPOM Tak Pernah Izin Musnahkan Barang Ilegal di Taman Cadika

Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu mengatakan, tidak tahu adanya pembakaran diduga obat, kosmetik dan bahan

BBPOM Tak Pernah Izin Musnahkan Barang Ilegal di Taman Cadika
Tribun Medan / Jefri
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan diduga membuang sekaligus membakar obat, kemasan pangan, kosmetik tanpa izin dan bahan berbahaya ke Taman Cadika, Medan Johor 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu mengatakan, tidak tahu adanya pembakaran diduga obat, kosmetik dan bahan di Taman Cadika, Medan karena Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) tidak pernah meminta izin.

“Siapa yang buang itu, ? kalau dari BBPOM enggak ada minta izin dan pemberitahuan untuk pemusnahan dan pembakaran obat, makanan ilegal di Taman Cadika Medan. Mereka bawa sendiri, dan datang sendiri, enggak ada pemberitahuan gitu lho,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (17/9/2016).

Selain itu, kata dia, seharusnya pemusnahan alias pembakaran barang-barang di Taman Cadika Medan meminta izin terlebih dahulu ke Dinas Pertamanan Kota Medan. Agar pengaturan tata letak lokasi pembarakan disesuaikan lokasinya.

“Seharusnya ada izin dari kami, karena selama ini kami (Dinas Pertamana Kota Medan) yang kelola Taman Cadika. Yang jelas baru kali ini tidak ada pemberitahuan. Biasanya setiap membuat kegiatan pemusnahan dan pembakaran harus ada izin sehingga pengaturan lokasi pembakaran lebih tepat,” katanya.

Menurutnya, Taman Cadika Medan merupakan taman kota dan hutan kota bukan lokasi pembuangan limbah ataupun pembuangan sampah. Oleh sebab itu, ia berencana mengirimkan surat ke Dinas Pertamanan Kota Medan.

“Belum pernah BPOM meminta izin untuk pemusnahan dan pembakaran limbah obat. Sepertinya harus ada pemberitahuan dan izin dari kami. Itukan sudah ada ketentuan. Setiap acara even dan acara pramuka dan acara untuk pesta harus ada izin dari kami. Kalau masalah ranting pohon kita yang kelola sementara di situ agar bisa di daur ulang. Termasuk sampah-sampah dari taman. Nanti kami disuratkan BPOM,” ujarnya.

Sedangkan, Kepala UPT Taman Cadika Medan, Gultom menyampaikan enggak tahu adanya truk pembawa obat, komestik dan barang berbahaya masuk ke Taman Cadika, Medan karena berada di luar. Oleh sebab itu, ia kesal adanya pembakaran sepihak.

“Kemarin saya keluar, tiba-tiba ketika kembali ke taman, mereka sudah membuang barang-barang ke belakang, katanya ada empat atau lima truk yang masuk ke taman tanpa sepengetahuan kami dari petugas taman,” katanya.

Ia menambahkan diduga BBPOM yang meletakkan diduga obat, dan barang-barang berbahaya di taman. Meskipun demikian, proses pembakaran dipantau oleh petugas sehingga barang-barang yang tertinggal hanya sisa pembakaran.

Halaman
12
Penulis: jefrisusetio
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved