Kepala SMA 1 Siantar Mengaku Tidak Berani Terima Siswa Siluman

Di Sekolah Menengah Atas yang berada di Kota Pematangsiantar, saat ini marak dengan siswa-siswa siluman

Tayang:
Tribun Medan / Royandi
Siswa SMA N 1 Pematangsiantar saat beraktifitas di sekolahnya, Senin (19/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Di Sekolah Menengah Atas yang berada di Kota Pematangsiantar, saat ini marak dengan siswa-siswa siluman (siswa yang masuk dengan jalur ilegal).

Maraknya siswa siluman ini menurut Kepala Sekolah SMA N 1 Pematangsiantar, Bona Sihombing tidaklah terjadi di sekolah yang dia Pimpin.

"Ngak ada kita menerima siswa-siswa siluman. Bisa dihitung satu-satu langsung ke ruang kelas. Sesuai kuota kita menerima 360 siswa. Namun karena ada yang tinggal 11 orang jadi bertambah lah siswa kita," ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (19/9/2016).

Ia menuturkan bahwa saat ini jumlah siswa baru di SMA N 1 Pematangsiantar berjumlah 366 orang karena lima orang yang tinggal kelas memilih pindah sekolah.

"Kita sudah laporkan ke pak Wali Kota. Siswa kita sekarang 366 orang karena ada lima orang yang tinggal kelas, sudah pindah sekolah," ujarnya.

Kata Bona dirinya tidak berani menerima siswa-siswa siluman seperti yang terjadi di beberapa sekolah di Kota Pematangsiantar.

"Ngak brani kita begitu. Kita ngak ada begiti-begitu," tuturnya.

Terakhir, ia mengatakan bahwa saat ini ia sedang tidak berada di Kota Siantar. Melainkan sedang mengikuti kegiatan di Kota Medan.

"Maaflah ya tidak bisa panjang lebar. Sedang ada kegiatan Diklat ini di Kota Medan," ucapnya sambil menutup telpon.

Sebelumnya, sumber www.tribun-medan.com yang mengetahui proses penerimaan siswa siluman menjelaskan bahwa hampir semua SMA Negeri di Kota Pematangsiantar yang menerima siswa siluman kecuali SMA 4 Pematangsiantar.

Diketahui bahwa sebutan siswa siluman ini adalah sebutan untuk siswa/siswi yang masuk sebagai siswa baru kelas IX di sekolah negeri tanpa mengikuti Pendaftara Peserta Didik Baru (PPDB).

Biasanya, siswa siluman akan mengikuti pelajaran tahun ajaran baru setelah beberapa waktu siswa yang resmi diterima PPDB memasuki ajaran baru. Di Kota Siantar, praktik siswa siluman ini ditemukan di SMAN 3 Siantar.

Sebelumnya Kepala Sekolah SMA 3 Pematangsiantar, Hinsa Simatupang mengaku menerima 12 Siswa karena merasa kasihan. Dari penelusuran www.tribun-medan.com, terdapat tiga siswa siluman yang dititip oleh Pimpinan DPRD Kota Pematangsiantar

Sementara itu, di SMAN 6 Siantar terdapat penambahan kuota siswa baru kelas IX yang sangat drastis. Sekolah yang dipimpin Akhyar tersebut menerima 419 siswa baru melalui dua tahap PPDB tahun ajaran 2016/2017 dengan 10 rombongan belajar (rombel).

Padahal dalam juknis tersebut PPDB tersebut, SMAN 6 Siantar menerima kuota siswa baru hanya sebanyak 360 orang. Yang mana dalam artian, SMAN 6 Siantar menerima 59 siswa baru yang dari luar kuota PPDB tahun ajaran 2016/2017.

(ryd/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved