Agen MLM ini Pernah Diusir Pakai Anjing

"Awalnya memang sakit, saya berulang kali pulang dan menangis karena ditolak dan ditolak," kata Pinta.

Agen MLM ini Pernah Diusir Pakai Anjing
Tribun Medan/Hendrik Fernandes
Perwakilan K-Link saat berkunjung ke Redaksi Tribun Medan, Kamis (22/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Satu di antara agen Crown Ambassador K-Link, Pinta Ulina Tarigan, miliki kisah unik dan mengelitik saat ia melaksanakan kewajibannya, yakni memasarkan dan memperkenalkan produk K-Link ke berbagai masyarakat.

Saat berkunjung ke Redaksi Tribun, Pinta Ulina menceritakan, bahwa ia sering mendapat perlakuan buruk. Di antaranya yakni ia pernah diusir menggunakan seekor anjing.

"Awalnya memang sakit, saya berulang kali pulang dan menangis karena ditolak dan ditolak. Saya juga pernah diusir menggunakan anjing. Ceritanya kemarin saya lagi prestasikan produk K-Link, namun malah yang punya rumah langsung keluarkan anjing dan anjing itu mengejar saya," sebut Pinta Ulina saat berkunjung ke Redaksi Tribun Medan, Kamis (22/9/2016).

Pinta Ulina juga menceritakan, Crown Ambasador K-Link awalnya ialah pekerjaan sampingannya. Namun dengan berbagai perhitungan ia memutuskan diri untuk bekerja total sebagai Crown Ambasador K-Link.

"Awalnya saya gak yakin, jadi pekerjaan ini hanya sekadar pekerjaan sampingan. Ternyata penghasilan memasarkan K-Link dua kali lebih besar dari pekerjaan lama saya, maka saya putuskan berhenti dari pekerjaan lama dan fokus di pekerjaan ini," sambungnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Crown Ambasador K-Link lainnya, Setyo Dharmo. Setyo mengatakan, bahwa ada beberapa cara mengenali MLM yang baik atau MLM yang berkedok Money Game.

Ia menyebutkan, masyarakat jangan mudah tergoda dengan berbagai penawaran hadiah menarik.

"Bisa dilihat dari, proses rekrutmen MLM yang menjanjikan keuntungan langsung, ini tanda tanya. Kedua, kita bisa lihat dari uang yang kita investasikan namun tidak bisa serta merta ditarik. Ketiga, jangan terlalu percaya perjanjian bulanan. Contohnya, bulan pertama Rp 2 juta, kedua Rp 3 juta, dan bulan-bulan berikutnya, dari mana bisa menjanjikan sebelum melihat kinerja dan pasar," katanya.

K-Link berdiri sejak Mei 2002 dan telah merambah 46 negara. (cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved