Banyak Pupuk Jatuh Ke Tangan Mafia

Humas Komite Rakyat Bersatu, Johan Merdeka menilai banyak petani yang tidak sejahtera karena banyaknya mafia pupuk di Sumatera Utara.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Humas Komite Rakyat Bersatu, Johan Merdeka menilai banyak petani yang tidak sejahtera karena banyaknya mafia pupuk di Sumatera Utara.

Mafia tersebut menjadi aktor utama dalam pembagian pupuk yang dilakukan pemerintah.

"Nasib petani sangat terpinggirkan. Bayangkan saja, lahan mereka (petani) tidak ada. Juga pupuk mereka tidak ada. Kalau pun tidak ada bantuan pupuk dari pemerintah itu hanya akal-akalan semata karena jatuh di tangan mafia pupuk, "katanya saat diwawancarai di depan kantor Gubernur Sumatera Utara ketika sedang demo, Senin (27/9/2016).

Pria yang sebagai koordinator aksi demo di hari Tani Indonesia itu, menegaskan, pemewharus cepat dan tanggap terhadap masalah ini. Karena jika tidak cepat maka Indonesia akan terus bergantung pada negera lain.

Ia juga sangat menyangkan tindakan pemerintah yang menerapkan impor pangan dari negara lain. Hal itu akan berdampak pada penghasilan petani karena hasil petani Indonesia harus bersaing dengan produk dari negara lain.

" Buat apa ada petani hari ini kalau pemerintah tetap mengimpor pangan dari luar. Ini kan mengancam pendapatan dan kesejahteraan petani. Jadi lebih baik kita menggunakan produk sendiri saja, " katanya.

(nik/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved