Baca Selengkapnya di Tribun Medan

Sniper Awasi Aksi Buruh

Ribuan personel Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Kota Medan dibantu Polda Sumatera Utara mengamankan demonstrasi ribuan buruh

Editor: akb lama

- Ribuan Buruh Berunjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut
- Polisi Turunkan 1.421 Personel Amankan Demonstrasi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ribuan personel Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Kota Medan dibantu Polda Sumatera Utara mengamankan demonstrasi ribuan buruh di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (29/9).

Kepolisian juga menyiapkan satu regu penembak jitu untuk mengawasi aksi buruh.

Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, sebanyak 970 personel Polrestabes Kota Medan dibantu personel Polda Sumut akan disiapkan untuk mengamankan demo tersebut.

"Rencananya pada Kamis pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan apel gabungan. Kemudian berkoordinasi dengan pejabat Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut agar mau menerima perwakilan pengunjuk rasa," ujarnya lewat aplikasi WhastApp, Rabu (28/9) petang.

Sedangkan, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polrestabes Medan Kompol Hermansyah Putra mengatakan, dalam mengawasi aksi demonstrasi buruh, turut disiapkan satu regu sniper Brimob Polda Sumut.

"Nanti kami akan siapkan satu regu sniper dari Brimob Polda Sumut. Sniper akan disiapkan di berbagai lokasi, yang menjadi kosentrasi pengunjuk rasa," katanya.

Ia menyampaikan, Polrestabes mendapat bantuan kendali operasi dari Brimob Polda dan Sabhara Polda Sumut. Adapun titik fokus pengamanan pertama adalah Kantor Gubernur Sumut.

"Bantuan kendali operasi dari Brimob Polda Sumut 450 personel, dan dari Sabhara Polda Sumut 100 personel. Titik pengamanan enggak hanya di Kantor Gubernur Sumut, ada juga di Bali Kota Medan," ujarnya.

Ia menjelaskan, ribuan personel polisi akan disebar ke berbagai lokasi pintu masuk dan keluar Kota Medan. Seperti di kawasan Amplas dan Pinang Baris, sehingga, arus lalu lintas ketika buruh melintas tidak terganggu.

"Titik pengamanan ada di Balai Kota Medan, Kantor DPRD Sumut, Istana Maimoon, dan Lapangan Merdeka, Medan. Kemudian pintu masuk Medan-Belawan, Tol Amplas, Tol Bandar Selamat, dan pintu masuk ke Medan dari Binjai," katanya.

Ia mengungkapkan, untuk mengatasi jika terjadi bentrokan atau kisruh saat buruh berdemo, polisi memasang kawat berduri di depan Kantor Gubernur Sumut dan DPRD Sumut.

"Malam ini, kami pasang kawat duri di seputaran kantor-kantor pemerintahan, terkhusus di Kantor Gubsu Sumut dan DPRD Sumut. Pagi sebelum demo sudah siap kawat durinya," ujarnya, kemarin.

Sedangkan, Kasat Lantas Polrestabes Medan Kompol T Rizal Maulana mengatakan, tidak ada rekayasa lalu lintas saat ribuan buruh menyeruduk ke Kantor Gubernur Sumut. Pengaturan lalu lintas bersifat situasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved