Potongan Tubuh Manusia di Jalur Pantura Diduga Milik Tunawisma Korban Tabrakan

"Dugaan kuat korban kecelakaan karena potongan daging tidak beraturan," kata Iptu I Wayan Gel Gel.

Kompas.com/Ari Himawan Sarono
Warga melihat potongan telapak kaki di dalam kardus yang ditemukan di sekitar jalur Pantura di Desa Siwalan, Sragi, Pekalongan. 

TRIBUN-MEDAN.com, PEKALONGAN — Aparat kepolisian Resort Pekalongan, Jawa Tengah, masih menunggu hasil visum tim dokter RSUD Kraton terkait temuan sejumlah potongan tubuh manusia yang ditemukan di Jalur Pantura Siwalan, Sragi.

Polisi belum bisa menyimpulkan temuan potongan tubuh manusia, antara lain telapak kaki sebelah kanan, sebagai bagian dari tubuh korban mutilasi atau kecelakaan.

"Dugaan kuat korban kecelakaan karena potongan daging tidak beraturan," kata Iptu I Wayan Gel Gel, KBO Reskrim Polres Pekalongan, Kamis (29/9/2016).

Wayan menyebutkan, potongan kaki yang ditemukan mempunyai ciri kuku yang panjang dan hitam. Pihaknya memperkirakan, dengan kondisi seperti itu, potongan tubuh yang ditemukan adalah seorang tunawisma.

"Kami sudah menyisir di lokasi ditemukannya daging dan potongan kaki, tetapi tidak menemukan bagian tubuh lainnya, hanya pakaian yang diduga milik korban," tambahnya.

Terkait temuan potongan tubuh manusia, Wayan mengimbau agar masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya bisa menghubungi Polres Pekalongan.

Temuan potongan tubuh manusia itu ditemukan warga di sekitar Jalur Pantura Pekalongan, Siwalan, Sragi, Rabu (28/9/2016). Mustakim, seorang warga, menemukannya saat melintas menggunakan sepeda motor. (Ari Himawan Sarono/Kompas.com)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved