Agen Laku Pandai Berkempang Pesat di Maluku

Keberadaan bank tanpa kantor atau yang lebih dikenal dengan agen laku pandai terus menjamur di Provinsi Maluku.

Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, AMBON-Keberadaan bank tanpa kantor atau yang lebih dikenal dengan agen laku pandai terus menjamur di Provinsi Maluku. Tercatat hingga Oktober 2016, agen laku pandai telah tersebar di seluruh kabupaten kota di daerah itu.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku, Bambang Hermanto mengungkapkan, sejauh ini 633 agen laku pandai telah tersebar di Maluku. Keberadaan layanan keuangan tanpa kantor itu diakuinya selama ini telah membantu perekonomian masyarakat Maluku.

“Jumlah agen laku pandai di Maluku saat ini sebanyak 633 agen, itu tersebar di seluruh Maluku,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/10/2016).

Dia menyebutkan, dari 633 agen laku pandai, 80 persen di antaranya tersebar di Pulau Ambon, dan sisanya di daerah lain di Maluku.

Ke depan, kata dia, pihaknya akan terus mendorong agar agen laku pandai dapat dinikmati oleh masyarakat hingga ke pelosok dan daerah perbatasan di Maluku.

“Memang sudah tersebar di seluruh Maluku namun masih terfokus di Kota Ambon, ke depan kita akan terus mendorong agar agen laku pandai ini tersebar di semua pelosok daerah di Maluku,” ujarnya.

Menurutnya, dengan kehadiran agen laku pandai, masyarakat khususnya di perdesaan tidak lagi harus ke kota, karena dengan mendatangi agen laku pandai yang ada di desanya, mereka sudah bisa melakukan transaksi seperti layaknya di bank.

“Manfaatnya sangat banyak sekali, bisa buka rekening, transfer dan lain-lain sebagainya, jadi sangat membantu,” katanya.

Dia mengungkapkan, meski keberadaan agen laku pandai sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, namun sejauh ini belum banyak warga di daerah terpencil yang mengakses layanan tersebut. Salah satu kendalanya adalah jaringan telekomunikasi di Maluku yang belum ada di daerah-daerah terpencil.

"Kendalanya itu jaringan telekomunikasi belum ada di semua daerah khususnya di daerah terpencil,” ujarnya. (Rahmat Rahman Patty/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved