Dari Tangan Pempy, Rajutan Disulap Menjadi Sepatu
Tak hanya produk sepatu, Pempy juga memproduksi sendiri produk tas wanita, aksesoris, taplak meja dan lainnya.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Elvira Lieshanty Febryza
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Benang wol biasanya digunakan untuk menjahit baju hangat ataupun karya seni lukis. Namun di tangan wanita bernama Pempy, benang-benang dirajut sedekimian rupa menjadi berbagai kerajinan tangan.
Pempy membuatnya menjadi produk sepatu untuk bayi, anak-anak, hingga dewasa. Dibanderol dengan harga Rp 50 ribu untuk sepatu bayi, anak-anak Rp 75 ribu dan dewasa hingga 250 tergantung mode.
"Selama pameran di Plaza Medan Fair ini, diberikan promo sepuluh persen untuk produk sepatu," katanya.
Tak hanya produk sepatu, Pempy juga memproduksi sendiri produk tas wanita, aksesoris, taplak meja dan lainnya.
Selain memproduksi kerajinan tangan tersebut. Ia juga memberikan pelatihan bagi siapa saja yang ingin belajar membuat produk rajutan.
"Untuk yang berminat bisa belajar sesuai paket yang diinginkan dengan harga terjangkau. Tinggal kontak ke 081265741645 untuk appointment," tuturnya.
Pempy merupakan pemilik Fame Handmade. Salah satu mitra binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Medan, dirinya ikut berpartisipasi dalam acara pameran yang diadakan Dinas tersebut di Atrium Plaza Medan Fair.
Anda bisa mengunjungi pameran Dinas KUKM Kota Medan hingga 9 0ktober 2016 mendatang.
(cr6/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pempy_20161005_191243.jpg)