Kota Medan Disebut Kantong Teater Indonesia pada Era 1980-an
Para pelaku seni teater Sumatera berkunjung ke Medan dalam rangka persiapan Medan Contemporary Arts Festival (MCAF)
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Randy P.F Hutagaol
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para pelaku seni teater Sumatera berkunjung ke Medan dalam rangka persiapan Medan Contemporary Arts Festival (MCAF) pada 8 Oktober 2016
Satu di antaranya yakni pelaku seni asal Aceh, Rasyidin. Ia menceritakan bahwa Kota Medan sekitar 1980'an merupakan kota yang dapat disebut kantung pelaku teater di Indonesia.
Namun status tersebut tak bertahan lama. Kini, kuantitas pelaku teater di Medan mengalami penurunan. Walau demikian, Rasyidin menyebutkan bahwa Medan masih menjadi ruang bebas berkesenian, dibanding daerah lainnya.
"Secara ruang bersenian masih sangat bebas, ini positif untuk kemajuan seni di Medan. Berbeda dengan daerah saya di Aceh, karena di sana menjunjung Syariat Islam jadi ada batasan-batasan. Sekitar 1980-an Medan sudah menjadi kantong teater Indonesia, tapi sekarang sudah ada penurunan. Untuk itu harus digalakkan kembali, mudah-mudahan dengan MCAF ini ruang teater Medan dapat kembali seperti dulu," Sebut Rasyidin saat dihubungi www.tribun-medan.com, Kamis (6/10/2016).
Hal ini diakui oleh Direktur MCAF, Ojax Manalu. Kepada www.tribun-medan.com, Ojax Manalu mengatakan, pada 1980'an ada beberapa sanggar teater Medan yang sangat terkenal di kancah teater nasional.
"Ada Teater Nasional yaitu Sori Siregar, Burhan Piliang, dan Darwis Rifai Harahap. Lalu ada Teater Que berisikan Porman Wilson Manalu and 7 Samurai panggil yang diberikan WS Rendra. Selanjutnya ada Teater Patria di antaranya Amirudin Nasution," sebut Ojax.
Selain Rasyidin, beberapa pelaku teater Sumatera juga turut berpartisipasi dalam MCAF, di antaranya yakni Masngo dari Jambi, Hasan dari Palembang, Siska Aprisia dari Padang Panjang, Husin dari Pekanbaru, Agus Susilo dari Deli Serdang, dan Lukan Hakim Siagian dari Medan.
(cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seniman-teater-taman-budaya_20161006_101825.jpg)