News Video

Jaksa dan Pengacara Adu Mulut, Hakim PN Medan Marah

Kami sebagai hakim di sini, sudah diketok pun masih ribut kalian,” ujar Munthe.

Laporan Wartawan Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN–Sidang kasus pemukulan yang dilakukan lima  terdakwa Elbarino Shah, Dewa Tarigan, Ifran Lubis, Nanda Lubis dan Rifky Aulia mendadak dihebohkan adanya adu mulut antara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (12/10/2016).

Keributan antara keduanya dipicu lantaran, JPU Mirza Erwinsyah merasa keberatan dengan penasihat hukum terdakwa yang secara terus menerus mengulang pertanyaan yang sama terhadap saksi korban pemukulan, Boy Ananta Tarigan.

Adu mulut antar keduanya semakin memanas hingga terdengar ke luar ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan.

Berkali-kali majelis hakim ketua, Irwan Effendi berkali-kali mengetuk palunya agar keduanya dapat meredam adu mulut tersebut. Namun tak juga ditanggapi keduanya.

Akhirnya, anggota majelis hakim, Mian Munthe berang melihat sikap keduanya yang tidak menghargai para majelis hakim.

“Kalau sudah diketok majelis, diam kau. Kalian penuntut umum ini sudah diketok pun masih ribut. Sudah berantam saja kalian,” bentak Munthe sembari menunjuk JPU.

Karena tak merasa dihormati, Munthe tak segan-segan akan melaporkan keduanya ke atasannya masing-masing.

“Dilaporkan ke Asosiasi Advokat dan Kejaksaan kalau tidak bisa dinasehati. Kami sebagai hakim di sini, sudah diketok pun masih ribut kalian,” ujarnya. (cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved