Sambut Amnesti Pajak, Agung Podomoro Hadirkan Ruko Belasan Miliar

Menyambut atau pengampunan pajak, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) meluncurkan proyek terbarunya di Karawang, Jawa Barat.

Sambut Amnesti Pajak, Agung Podomoro Hadirkan Ruko Belasan Miliar
www.shutterstock.com
Ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Menyambut atau pengampunan pajak, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) meluncurkan proyek terbarunya di Karawang, Jawa Barat.

Proyek tersebut adalah Taruma City yang juga menjadi proyek ketiga APLN di Karawang setelah Grand Taruma dan Podomoro Industrial Park.

"Taruma City merupakan kawasan bisnis terpadu di pusat Kota Karawang seluas 5,5 hektar yang terdiri dari ruko, apartemen, dan rumah tapak serta bakal menjadi Sudirman-nya Karawang" ucap Assistant Vice President Strategic Marketing APLN Agung Wirajaya, di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Peluncuran proyek ini, kata Agung bakal dilakukan akhir tahun ini dengan properti pertama yang dijual adalah ruko. Dipilihnya ruko sebagai obyek peluncuran pertama Taruma City bukannya tanpa alasan.

Berdasarkan hasil uji pasar, kebutuhan ruko di lokasi tersebut sangat tinggi. Terlebih ada pengembangan infrastruktur masa depan seperti kereta api cepat Jakarta-Bandung semakin memperkuat kebutuhan tersebut.

"Adanya infrastruktur seperti pelabuhan peti kemas, bandara, dan kereta cepat membuat orang butuh tempat tinggal dan juga tempat usaha," tambah dia.

Kendati demikian, Agung belum mau membocorkan harga dan spesifikasi ruko tersebut. Dia hanya memastikan bahwa harga tanah di lokasi Taruma City telah menembus Rp 30 juta per meter persegi dan ruko itu akan dijual seharga belasan miliar Rupiah.

"Peluncuran ini memang mengambil momentum tax amnesty ini berhasil dan akan ada dana yang pasti diinvestasikan kembali ke properti. Sekarang ini investor sudah mulai kasak kusuk mencari properti," ungkap Agung.

Dengan harga mencapai belasan miliar rupiah, tak salah apabila APLN menyasar target menengah ke atas dan juga para ekspatriat yang bekerja di Kawasan Industrial Karawang.

Sementara itu, porsi rumah tapak di Taruma City diakui Agung tak banyak atau kurang dari 100 unit dengan komposisi apartemen dan ruko dalam jumlah proporsional.

"Dengan harga seperti ini maka value yang bisa didapatkan adalah kawasan bisnis terpadu yang terkelola dan terpelihara baik dan ini belum ada di Karawang," pungkas Agung. (*)

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved