Breaking News:

Kasus Pengadaan Mobil Bank Sumut

Panitia Sewa Mobil Bank Sumut Merasa Tak Dilibatkan

"Saya tidak tahu siapa yang menyusun HPS, tanda tangan dan menyetujui HPS itu," sebutnya.

Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut menghadirkan empat saksi dari panitia pengadaan Bank Sumut di ruang Aula Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (27/10/2016). (Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Jimmy Rambe, satu dari empat saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut mengaku tidak pernah tahu soal Harga Perkiraan Sementara (HPS).

Padahal, Jimmy Rambe selaku panitia pengadaan dalam pengadaan 294 unit mobil dinas Bank Sumut yang disediakan CV Surya Pratama selaku pemenang lelang. Bahkan, dirinya tidak dilibatkan dalam proses pelelangan.

"Saya tidak tahu siapa yang menyusun HPS, tanda tangan dan menyetujui HPS itu," sebutnya dalam persidangan di Aula Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Kamis (27/10/2016).

Baca: NEWS VIDEO: Satu dari Tiga Buronan Kasus Korupsi Bank Sumut Serahkan Diri, Lihat Ekspresinya

Saat ditanyakan lebih lanjut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendrik, Jimmy Rambe akhirnya membeberkan bahwa HPS tersebut dibuat oleh terdakwa M Jefri Sitindaon.

"Informasi dari saudara Rizaldi (sekretaris pengadaan lelang) yang membuat HPS itu Jefri. Dokumen HPS itu sama sekali saya tidak ada lihat," ujarnya.

Sementara, kedua terdakwa masing-masing M Yahya dan M Jefri Sitindaon tampak mencermati keterangan saksi Jimmy Rambe. (cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved