Pasar Keuangan Rakyat Tingkatkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan

"Kita berusaha meningkatkan inklusi di sektor jasa keuangan, yakni dengan memperluas akses informasi dan layanan masyarakat jasa keuangan"

Pasar Keuangan Rakyat Tingkatkan Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan
Tribun Medan / doc
Deputi Bisnis I PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Jansen Siahaan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Kantor Regional V OJK Sumut, Lukdir Gultom mengatakan, momen ini (Pasar Keuangan Rakyat) sebagai upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan.

Pasar Keuangan Rakyat yang diprakarsai OJK didukung industri jasa keuangan yang ada di wilayah Sumut.

Pasar Keuangan Rakyat bertajuk Inklusi Keuangan Untuk Semua, dikemas dengan dengan konsep 3E (Education, Exhibition, dan Executive) melalui Deklarasi Hari Rajin Menabung (Hari Rabu), penandatangan perjanjian kerjasama Simpanan Pelajar (Simple/Simple iB), deklarasi Laku Pandai, asuransi mikro, pameran, talkshow, lomba cerdas cermat dan masih banyak lainnya.

Baca: Pegadaian Gelar Bazar Emas di Pasar Keuangan Rakyat

Gultom memaparkan, berdasarkan survei literasi keuangan pada tahun 2013, baru 21,84 persen masyarakat di Indonesia yang tergolong well literate.

"Kita berusaha meningkatkan inklusi di sektor jasa keuangan, yakni dengan memperluas akses informasi dan layanan masyarakat jasa keuangan dan inovasi produk, serta layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat mikro dan kecil dengan biaya yang terjangkau," ungkapnya Jumat (28/10/2016).

Dalam kegiatan Pasar Keuangan Rakyat tersebut, masyarakat bisa mengenal lebih dekat produk dan jasa yang ditawarkan baik dari bank, pasar modal maupun industri keuangan non bank.

(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved