Porkot Medan

Ini Kecamatan yang Raih Emas Cabor Bridge

Untuk menarik minat atlet muda, even tahun ini digelar dalam tiga kelompok.

Penulis: Dedy Kurniawan |

Laporan Wartawan Tribun Medan/Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Pertandingan Porkot cabang olahraga bridge tahun ini sedikit berbeda. Untuk menarik minat atlet muda, even tahun ini digelar dalam tiga kelompok. 

Kelompok A merupakan atlet senior selebihnya adalah atlet muda potensial. Dari enam medali emas yang diperebutkan distribusinya hampir merata ke seluruh kecamatan yang ambil bagian.

"Jumlah peserta bridge meningkat tahun ini.  Lebih dari 40 atlet yang bertanding. Namun berbeda dari tahun sebelumnya yang mempertandingkan bridge kelas bebas usia," ungkap Ketua Gabsi Medan dr Ahadin, Senin (31/10/2016)

Diketahui, Kecamatan Medan Labuhan mendominasi raihan medali pada pertandingan bridge Porkot yang berlangsung di Komplek Bumi Seroja, Medan. 

Pada even perdana yang berakhir Minggu (30/10/2016) petang, Medan Labuhan meraih dua medali emas dan satu perunggu.

Satu medali emas Medan Labuhan direbut dari nomor pasangan kelompok B atas nama Rizki M. Sulaiman dan Ahmad Thoriq. Satu emas lagi dari nomor beregu kelompok B melalui Rizky Sulaiman, Ahmad Thoriq, Wulan Sabina dan Sapta Wahyu.

Medali perak pasangan kelompok B diraih Medan Baru serta perunggu milik Medan Labuhan. Sementara perak dan perunggu beregu kelompok B direbut Medan Belawan dan Medan Barat.

Di kelompok senior, medali emas kategori pasangan diraih Kecamatan Medan Johor. Helvetia dan Medan Kota berhak atas perak dan perunggu. Kategori beregu senior, medali emas direbut Medan Helvetia. Perak dan perunggu milik Medan Kota dan Johor.

Sementara untuk kelompok C, emas pasangan diraih Medan Timur, perak diraih Medan Barat dan perunggu milik Belawan. Nomor beregu, emas diraih tim Medan Perjuangan, perak milik Medan Baru dan perunggu diraih Medan Amplas.

Penampilan atlet-atlet bridge muda asal Kota Medan dinilai mengalami peningkatan. Pengurus Gabsi Medan akan menyokong keberangkatan atlet untuk mengikuti Grand Final Liga Bridge Nasional di Jakarta pada 16-19 November mendatang.

Gabsi Medan akan mengirimkan dua atlet yakni pasangan Riski M Sulaiman dan Ahmad Thoriq. Ini kali pertama Medan mengirim atlet mudanya ke even nasional.

"Mereka telah menjalani seleksi di Langkat sejak November 2015 hingga April. Kuota dari Medan hanya dua atlet," jelas Alimuddin Barus SPd, pelatih yang juga guru di SMP Ikal Bulog Medan. (dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved