Porkot Medan

Atlet Putri Medan Perjuangan Sukses Sabet Medali Emas Panjat Tebing

"Porkot tahun 2016 ini semua berjalan lebih lancar. Sejumlah kendala juga sebagai pembelajaran untuk lebih baik lagi di Porkot tahun depan,"

Tribun-Medan.com/ Dedy Kurniawan
Dina Rahel, atlet Putri Panjat Tebing Medan Perjuangan Sukses Sabet Medali Porkot Medan. (Tribun-Medan.com/ Dedy Kurniawan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kontingen Kecamatan Medan Perjuangan puncaki perolehan medali di cabang olahraga panjat tebing Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan VIII/2016.

Medan Perjuangan memperoleh tiga emas, tiga perak, saru perunggu di laga yang berlangsung di venue Dispora Sumut, Jalan Williem Iskandar.

Posisi kedua ditempati Kontingen Kecamatan Medan Tembung dengan satu emas. Sementara, Medan Barat memperoleh satu perak, satu perunggu, dan Medan Kota raih dua perunggu.

Ketua Komite Olahraga Sumatera Utara (KONI) Medan, Eddy H Sibarani mengatakan, sejauh ini pelaksanaan Porkot Medan ke VIII berjalan lancar tanpa terkendala apapun.

Katanya, hingga saat ini belum ada pihak yang menyatakan komplain atas pertandingan yang sedang berjalan atau yang telah usai.

"Porkot tahun 2016 ini semua berjalan lebih lancar. Sejumlah kendala juga sebagai pembelajaran untuk lebih baik lagi di Porkot tahun depan. Baik itu dari segi pendaftaran dan yang lainnya harus lebih baik lagi," katanya, Rabu, (2/11/2016)

Atlet peraih emas panjat tebing pertama melalui nomor Speed track putri, Dina Rahel (Medan Perjuangan) sukses dengan catatan waktu 24,54 detik. Perak direbut atlet Medan Perjuangan lain, Imelda dengan 28,43 detik. Serta Putri Nikita asal Medan Barat dengan waktu 21,11 detik (perebutan perunggu).

Emas kedua Medan Perjuangan melalui nomor Boulder putri. Kini giliran Imelda yang berhasil merebut emas. Sedangkan perak diraih Putri Nikita asal Medan Barat, dan Dina Rahel dari Medan Perjuangan.

Di nomor Boulder Putra, Emas direbut Gordon asal Medan Perjuangan, Perak menjadi milik Ridho dari Perjuangan, serta perunggu Glend asal Medan Kota.

Sedangkan di nomor Speed track putra, kecamatan Tembung merebut emas melalui Inzagi dengan waktu 12,28 detik. Perak menjadi milik Ridho (Medan Perjuangan) dengan waktu 12,36 detik. Sementara perunggu diraih Glend asal Medan Kota dengan waktu 12,28 detik.

Ketua Pengcab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Medan, Juned Iskandar Perangin-angin mengatakan, untuk pertandingan Porkot tahun ini ada penambahan dua kategori yakni speed world record dan speed klasik putra dan putri.

"Jumlah peserta yang bertanding di hari pertama sebanyak 30 orang. Total semua peserta ada 50 orang dari sembilan kecamatan. Memang ada penambahan dua kategori di Porkot tahun ini, yakni speed world record dan speed klasik putra dan putri," jelasnya

Juned juga menyebut ada perkembangan kuantitas dan bakat atlet muda yang terlihat di Porkot tahun ini.

Hal ini disebutnya memang dari tujuan digelarnya kegiatan-kegiatan yang mendukung pembinaan dan memberi pengalaman kepada atlet muda.

(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved