Breaking News:

Porkot Medan

Raih 51 Medali Emas, Medan Denai Juara Umum Empat Kali Beruntun

Raihan 51 emas, 33 perak dan 34 perunggu mencatatkan Denai sebagai juara umum untuk keempat kali secara beruntun.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-Medan.com/ Dedy Kurniawan
Camat Medan Denai dan Koni Denai pamerkan piala juara umum Pekan Olahrga Kota Medan. (Tribun-Medan.com/ Dedy Kurniawan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kecamatan Medan Denai kembali tampil sebagai juara umum di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2016.

Raihan 51 emas, 33 perak dan 34 perunggu mencatatkan Denai sebagai juara umum untuk keempat kali secara beruntun.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara penutupan Porkot yang berlangsung di Stadion Teladan, Sabtu (5/11/2016)

Rangking kedua ditempati Medan Sunggal dengan selisih yang signifikan, tercatat 27 medali emas, 21 perak, dan 23 perunggu. Medan Amplas di posisi ketiga dengan 23 emas, 24 perak dan 26 perunggu. Medan Selayang berada di urutan keempat, setelah mengumpulkan 22 emas, 17 perak dan 26 perunggu, dan Medan Deli kunci rangking kelima klasemen Porkot dengan 22 emas, 15 perak dan 20 perunggu.

Porkot Medan 2016 pun resmi ditutup Wakil Walikota Akhyar Nasution, yang digelar di Stadion Teladan, Medan. Akhyar mengatakan, prestasi yang diraih atlet di Porkot merupakan langkah awal untuk mempersiapkan diri tampil di ajang yang lebih prestisius lagi.

Katanya, masih banyak Kejuaraan tingkat daerah, provinsi hingga nasional yang menanti.

"Porkot ini adalah upaya kita meningkatkan olahraga. Saya sangat bangga dengan raihan prestasi atlet, pertahankan dan tingkatkan prestasi yang diraih di Porkot ini. Apa yang kita upayakan, dapat mendorong di bidang olahraga," ucap Akhyar.

Dirinya menilai, pelaksanaan Porkot terus menunjukkan prestasi yang baik bagi seluruh kecamatan. Di mana, prestasi yang muncul merata tiap kecamatan. Hal ini pula, yang menjadi pekerjaan rumah bagi KONI Medan untuk mengevaluasi pencapaian Porkot tahun ini.

"Selama pelaksanaan Porkot, prestasi tiap kecamatan baik. Ini kiranya menjadi evaluasi bagi KONI Medan untuk memantau bakat-bakat guna persiapan cikal bakal atlet masa depan Kota Medan dari Porkot ini," tegasnya.

Dirinya pun berharap, Porkot ini memacu atlet untuk mengembalikan masa kejayaan Medan dulunya di bidang olahraga. Di mana, Medan mendominasi sebagian besar cabor yang menjadi tumpuan Indonesia di ajang nasional dan  internasional.

"Kembalikan masa kejayaan masa dulu, yang menjadi macan tiap olahraga. Kalian lah ujung tombak Kota Medan di tingkat provinsi, nasional bahkan dunia. Dengan even Porkot ini semoga Medan tidak vakum, miskin prestasi atlet. Sehingga kota Medan sebagai kota atlet dapat terwujud," tegasnya.

Medan Denai_Porkot Medan
Pengumuman perolehan medali Porkot dan juara-juara Porkot. (Tribun-Medan.com/ Dedy Kurniawan)

Sedangkan Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani dalam sambutannya mengatakan, pagelaran Porkot menganut cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON.

Di mana, 33 cabor dipertandingkan dan diikuti 21 kecamatan se-Kota Medan.

Eddy menegaskan, prestasi yang diraih atlet akan dipantau secara berkesinambungan. Dirinya pun mengimbau, atlet yang meraih prestasi untuk mempertahankan, bahkan meningkatkanya.

"Prestasi yang berhasil diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya lagi. Karena bukan sampai di sini yang akan dijalani atlet, masih banyak yang harus dilalui ke depannya," tuturnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved