Rekomendasi Penutupan Medan Safety Driving Centre Belum Diteken
Biro jasa pelatihan mengemudi ini sempat ramai diperbincangkan karena dianggap melakukan pungli terhadap warga yang mengurus Surat Izin Mengemudi.
Penulis: Tommy Simatupang |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung membantah kabar dirinya disebut menandatangani rekomendasi Komisi A untuk penutupan Medan Safety Driving Centre.
Biro jasa pelatihan mengemudi ini sempat ramai diperbincangkan karena dianggap melakukan pungli terhadap warga yang mengurus Surat Izin Mengemudi.
"Belum ada aku terima. Ya enggak tahulah. Tanya Komisi A sana," ujarnya usai rapat paripurna di Gedung DPRD Medan, Senin (7/11/2016).
Baca: Mau Bubarkan MSDC, Silahkan Menuntut ke Gubernur
Beberapa kali dicecar pertanyaan, Politikus PDI Perjuangan ini enggan memberikan komentar.
"Tanyalah ke sana. Belum ada aku terima," katanya.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Medan, Roby Barus menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak MSDC.
Baca: Kami Akan Sweeping MSDC
Rapat ini digelar lantaran banyaknya laporan warga yang merasa keberatan harus mendapat sertifikat dari di biro jasa pelatihan mengemudi tersebut untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi dari kepolisian.
"Surat rekomendasi sudah sampai ke ketua. Kita tunggu saja dulu," kata Roby seraya mengatakan harus ditutupnya biro tersebut. (satia/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/henry-jhon-hutagalung_20160630_152606.jpg)