Breakingnews

Tiga Perwira TNI Ikut Dipecat, Ini Alasannya

"Tiga orang ini satu diantaranya perwira menengah. Jabatan terakhirnya adalah Letnan Kolonel," kata Aritonang.

Tiga Perwira TNI Ikut Dipecat, Ini Alasannya
Tribun Medan/Array A Argus
Kepala Staf Kodam I/BB, Brigjen Tiopan Aritonang mencopot baret dan seragam Praka Agus Alosius Purba, salah satu anggota TNI dari satuan Yonif 122/TS Brigif 7/RR yang terlibat narkoba. Upacara PDTH ini dilaksanakan di Lapangan Benteng Medan, Senin (7/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan melakukan upacara pemecatan dengan tidak hormat (PDTH) terhadap 47 anggotanya. Dari 47 yang di PDTH, tiga diantaranya merupakan perwira utama dan perwira menengah, serta seorang diantaranya berpangkat Letnan Kolonel.

"Tiga orang ini satu diantaranya perwira menengah. Jabatan terakhirnya adalah Letnan Kolonel," kata Kepala Staf Kodam I/BB, Brigjen Tiopan Aritonang usai memimpin upacara PDTH di Lapangan Benteng Medan, Senin (7/11/2016).

Baca: 47 Tentara Dipecat karena Pakai Narkoba dan Lari dari Kesatuan

Adapun ketiga perwira itu masing-masing Letkol Inf Amsal Victory yang sebelumnya bertugas di Pamen Denmadam I/BB, Kapten Inf Sumarto, yang sebelumnya menjabat di Pama Kodim 0204/DS Korem 022/PT dan Lettu Caj Akhmad Yani yang sebelumnya bertugas di Pama Denmadam I/BB.

"Satu orang (berpangkat) terlibat dalam tindak pidana psikotropika. Dua orang lainnya disersi," ungkap Tiopan.

Ia menekankan, bagi seluruh anggota TNI yang bertugas di Kodam I/BB jangan sekali-kali melakukan tindak pidana. Ia meminta semua anggota untuk menjauhi pelanggaran-pelanggaran yang ada agar tidak di PDTH.

Baca: 121 Tentara Berpotensi Dipecat, Mayoritas Pengguna Narkoba

"Saya sudah ingatkan kepada komandan satuan yang ada, untuk tetap mengawasi anggotanya dari orang-orang yang ingin mempengaruhi anggota dengan narkoba," katanya.

Selain mengawasi anggota, para komandan satuan juga diminta membentengi diri dan keluarga dari segala tindak pidana yang ada. Sebab, sekali saja melakukan tindak pidana, maka nama institusi yang akan tercoreng.

Saat upacara PDTH berlangsung, seorang prajurit yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, yakni Praka Agus Alosius Purba dihadirkan.

Prajurit yang sebelumnya bertugas di Yonif 122/TS Brigif 7/RR ini dibawa dengan menggunakan mobil tahanan Polisi Militer.

Baca: Ini Identitas 47 Tentara yang Dipecat Tidak Hormat

Saat diturunkan dari mobil tahanan, Agus yang masih mengenakan seragam dinas diborgol. Ia kemudian digiring ke tengah lapangan untuk menjalani proses pencopotan seragam dan baret.

Ketika upacara pencopotan seragam dilaksanakan, Agus yang dikawal dua petugas Polisi Militer hanya terdiam.

Sesekali, tampak menundukkan kepalanya di hadapan ratusan prajurit TNI yang ikut dalam upacara. (ray/tribun-medan.com)

Penulis: ArgusA
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved